Berita

Insentif Prakerja di Sumatera Utara Baru Cair 33 Persen

FaseBerita.ID – Realisasi pencairan insentif Kartu Prakerja dari gelombang I hingga VI, mencapai Rp144,8 miliar atau 33 persen dari total insentif Rp444,1 miliar untuk Provinsi Sumatera Utara. Masyarakat Sumut yang bergabung dalam program Kartu Pra Kerja ini berjumlah 136.000 orang dari pagu yang ditetapkan 183.000 orang.

Hal itu diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut, Wiwiek Sisto Widayat kepada wartawan, Rabu (7/10) lalu. Menurutnya, data tersebut merupakan data yang dihimpun Dinas Tenaga Kerja Sumut dari program Kartu Prakerja Gelombang 1 sampai 6. Disebut Wiwiek, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari angka 33 persen tersebut, karena pendaftaran dan proses verifikasi kartu prakerja akan terus berlanjut. Menurutnya, pencairan insentif di Sumatera Utara ini masih berada di ambang batas normal.

“Angka 33 persen itu cukup bagus loh. Ada beberapa daerah yang (persentasenya) ada di bawah Sumut. Juga masih akan dibuka terus tahap-tahap kartu prakerja ini,” ungkap Wiwiek.

Menurutnya, persyaratan verifikasi Kartu Prakerja yang belum dipenuhi calon penerima insentif merupakan salah satu faktor utama rendahnya persentase pencairan insentif. “Kita lihat persyaratan dari pemerintah kan ada berapa banyak. Pendaftar harus diverifikasi pemerintah. Menurut saya, tentu ada persyaratan yang belum dipenuhi pendaftar makanya belum cair,” ungkap Wiwiek.

Diketahui, Program Kartu Prakerja adalah program yang dirancang Pemerintah Pusat untuk mengembangkan kompetensi kerja dan kewirausahaan untuk pencari kerja atau pekerja yang terkena PHK dan pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Peserta yang lolos verifikasi akan mendapatkan manfaat sebesar Rp3.550.000, terdiri dari bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta dan insentif pasca pelatihan sebesar Rp600.000 per bulan (untuk 4 bulan). Peserta Kartu Prakerja juga akan menerima insentif survei sebesar Rp50.000 per survei untuk tiga kali survei. (gus/smg)





Back to top button