Berita

Ini Nama Lengkap 50 Cakada dan Cawakada yang Diusung PDIP di Pilkada 2020

FaseBerita.ID – DPP PDIP telah merekomendasikan 50 calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusung di Pilkada serentak tahun 2020.

Dalam SK DPP Nomor: 1196/IN/DPP/II/2020 yang ditandatangani Ketua Bambang Wuryanto dan Sekjen Haston Kristiyanto tertanggal 18 Februari 2020, PDIP mengumumkan 50 pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang didukung dalam Pilkada 2020.

Pengumuman gelombang pertama ini digelar, Rabu (19/2) pukul 14.00 WIB di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta.

“Rapat dewan pimpinan partai dengan agenda tunggal pengumuman pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah gelombang pertama,” kata Hasto saat pengumuman nama-nama pasangan calon yang direkomendasikan partai. Pengumuman itu dihadiri langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Berikut 50 pasangan calon kepala daerah yang diusung PDIP, Gelombang Pertama:

  1. Buton Utara: Abu Hasan-Suhuzu
  2. Banggai: Herwin Yatim-Mustar Labolo
  3. Manokwari: Demas Paulus-Edy Budoyo
  4. Tidore Kepulauan: Ali Ibrahim-Muhammad Sinen
  5. Asmat: Elisa Kambu-Thomas Eppe
  6. Maluku Barat Daya: Benyamin Thomas-Agustinus Lekwardai
  7. Seram Bagian Timur: Fachri Husni-Arobi Kelian
  8. Pegunungan Arfak: Yosias Saroy-Marinus Mandacan
  9. Kaimana: Rita Terupun-Leonardo Syakema
  10. Sorong Selatan: Samsudin Anggiluli-Alfons Sesa
  11. Bulukumba: Tomy Satria Yulianto-Makkasau
  12. Kepulauan Selayar: Muh. Basli Ali-Saiful Arif
  13. Paser: Fahmi Fadli-Sulaiman Eva
  14. Kota Bontang: Adi Darma-Basri Rase
  15. Kota Balikpapan: Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz
  16. Kutai Barat: F. X. Yapan-Edyanto Yarkan
  17. Tanah Bumbu: Syafruddin H. Maming-Andi Rudi Latif
  18. Musi: Rawas Utara Devi Suhartoni-Innayatullah
  19. Kota Metro: Anna Morinda-Frits Akhmad Nuzir
  20. Samosir: Rapidin Simbolon-Juang Sinaga
  21. Gunung Sitoli: Lakhomizaro Zebua-Sowa’a Laoli
  22. Humbang Hasundutan: Dosmar Banjarnahor SE- Ir Yanto Sihotang
  23. Nias Selatan: Hilarius Duha-Firman Giawa
  24. Serang: Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa
  25. Pandeglang: Irna Narulita-Tanto W. Arban
  26. Bantul: Abdul Halim Muslih-Joko B. Purnomo
  27. Ngawi: Ony Anwar-Dwi Rianto Jatmiko
  28. Klaten: Sri Mulyani-Aris Prabowo
  29. Grobogan: Sri Sumarni-Bambang Pujiyanto
  30. Demak: Eisti’anah-Joko Sutanto
  31. Boyolali: Mohammad Said Hidayat-Wahyu Irawan
  32. Wonogiri: Joko Sutopo-Sriyono
  33. Sragen: Kusdinar Untung-Suroto
  34. Pemalang: Agus Sukoco-Priyono
  35. Kota Semarang: Hendrar Prihardi-Hevearita Gunaryanti
  36. Provinsi Sulawesi Utara: Olly Dondokambey-Steven Kandouw
  37. Semarang: Ngesti Nugraha-M. Basari
  38. Kebumen: Arif Sugianto-Rista
  39. Malang: Sanusi-Didik Gatot Subroto
  40. Sumenep: Achmad Fauzi-Dewi Khalifah
  41. Lamongan: Sholahuddin-Sa’im
  42. Kota Banjarbaru: Aditya Mufti-Ahmad Rifani
  43. Kotabaru: Zairullah Azhar-Zulkipli A. R
  44. Sekadau: Rupinus-Aloysius
  45. Kota Mataram: Putu Selly Andayani-Abdul Manan
  46. Sumbawa Barat: Musyafirin-Fud Syaifuddib
  47. Cianjur: Herman Suherman-Mulyana Syahrudin
  48. Tasikmalaya: Ade Sugianto-Cecep Nurul
  49. Blora: Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati
  50. Purbalingga: Dyah Hayuning-Sudono.

Secara khusus, Hasto mengingatkan bahwa momentum pilkada serentak 2020 adalah satu tarikan napas dengan pemilu 2024 yang dianggap sebagai tahun regenerasi kepemimpinan nasional. Maka dari itu, struktur PDIP hingga tingkat anak ranting sekalipun harus memulai regenerasi kepemimpinan itu.

Selain surat rekomendasi, pihak DPP PDIP juga akan memberikan sesuatu, yang langsung diberikan Megawati.

“Ibu Megawati akan memberikan pohon. Sehingga seluruh gerakan mencintai lingkungan dan bumi menjadi sebuah spirit dan akan hidup selamanya di hati rakyat Indonesia,” kata Hasto.

Menurut dia, ini sejalan dengan hasil rapat kerja nasional (Rakernas) I partainya yang dilaksanakan di Jakarta, beberapa waktu lalu. Di mana, PDIP ingin memastikan bahwa politik harus menyentuh aspek keseharian masyarakat lewat aksi jaga lingkingan, hidup bersih, yang intinya merawat bumi.

“Yakinlah, kalau kita merawat bumi, maka bumi akan juga mencintai kita,” tegas Hasto.

Atas dasar itu pula, PDIP mencanangkan gerakan merawat bumi lewat gerakan menanam pohon demi menyelamatkan Sungai Citarum, Jawa Barat, di awal bulan ini. Sehingga menanam pohon pun menjadi aktivitas rutin.

“Ini akan dilanjutkan dan diawasi. Nanti kita harap ada laporan rutin, berapa banyak pohon yang telah ditanam oleh para kader kita yang duduk di eksekutif dan legislatif. Ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan kepemimpinannya,” ujar Politikus kelahiran Yogyakarta tersebut.

Selain merawat bumi, PDIP juga akan memastikan para calon kepala daerah untuk memahami serta memaknai rekam jejak peradaban bangsa. Maka itu, mereka akan diajak melakukan safari kebudayaan mengunjungi situs-situs purbakala. “Selain sebagai penghormatan, juga perwujudan bahwa tak ada bangsa besar yang tak menghargai sejarah bangsanya,” tandas Hasto.

Siantar-Simalungun Diumumkan Akhir Februari

Hanya saja, untuk wilayah Siantar-Simalungun, DPP PDIP belum merekomendasi nama calon kepala daerah yang akan diusung pada Pilkada 2020.

Ketua Bappilu PDIP Kabupaten Simalungun Maraden Sinaga, Rabu (19/2) mengatakan, pada pengumuman rekomendasi tahap pertama tertanggal 18 Februari, nama calon kepala daerah di Simalungun dan Siantar belum keluar.

Kemungkinan untuk Kabupaten Simalungun rekomendasinya keluar akhir Februari atau awal Maret.

Diharapkan kader-kader PDIP di daerah untuk selalu menjaga kesolidan dan memenangkan cakada yang di usung PDIP. (tp/trb/aos/int)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close