Berita

Ini Jalur Alternatif Hindari Macet di Kota Siantar

SIANTAR, FaseBerita.ID – Volume kendaraan di jalur lintas Kota Pematangsiantar-Parapat atau sebaliknya mengalami peningkatan yang tinggi, Senin (30/12). Kendaraan arus lalu-lintas tampak padat merayap. Bahkan mengalami antrean yang sangat panjang.

Amatan media ini kendaraan mengalami pelambatan dan antrean yang cukup panjang. Polisi melakukan berbagai pola untuk menimalisir kemacetan. Tampak polisi berganti pola seperti sistem buka-tutup atau membuat satu jalur.

Tampak juga PM, polisi yang bekerja sama dengan dinas perhubungan dan Satpol PP sibuk mengamankan lalulintas. Arus lalulintas buka tutup pun dilakukan untuk menghindari pertemuan satu arah yang mengakibatkan kemacetan total.

Polisi melakukan rekayasa lalu-lintas pada Simpang Dua Kota Pematangsiantar, tiap kendaraan yang datang dari arah Parapat harus langsung berbelok masuk ke jalan menuju Rindam. Kendaraan menuju ke Jalan Sisingamangaraja. Hal ini untuk menghindar kemacetan di Jalan DI Panjaitan.

Sementara, setiap kendaraan yang datang dari Siantar dilarang masuk ke jalan menuju Rindam. Setiap kendaraan harus langsung lurus menuju Parapat.

Kendaraan yang melintas lebih banyak didominasi roda empat pribadi. Begitu juga dengan bus angkutan antar kota. Arus kendaraan diperkirakan semakin tinggi pada besok Selasa (31/12).

Kasat Lantas Polres Siantar AKP Septian mengatakan kendaraan lebih banyak datang dari Kota Pematangsiantar dan Medan menuju Parapat.

Sehingga, kata AKP Septian, pengendara yang ingin menuju Parapat dapat menggunakan jalur dari Jalan Bahkora Dua. Lalu, tembus ke Jalan Parapat. Hal untuk mengindari kemacetan di Simpang Dua.

“Kemungkinan dari Medan, Siantar banyak. Saya minta ke pengendara dari Medan dialihkan ke Bahkora Dua diikuti saja karena lebih baik. Lewat Bahkora Dua memang setengah jam lebih lambat,” ujarnya.

AKP Septian yang tengah patroli ini mengimbau untuk menghindari Simpang Dua lewat Jalan Bahkora Dua.

“Lebih baik kita lewat dari Jalan Bahkora walaupun hanya lebih lama setengah jam. Dari pada alami macet satu jam,” katanya.

Terpisah, kemacetan juga terjadi di Jalan Sutomo dan Merdeka terjadi mulai dari depan Ramayana hingga Kantor Pos. Sedangkan kemacetan di Jalan Merdeka.

Berawal dari depan Siantar Plaza hingga Simpang Jalan Cokroaminoto. Sementara, petugas kepolisian maupun Dinas Perhubungan tampak mengatur jalan di lokasi.

Tapi, petugas tidak dapat berbuat banyak untuk mengurai kemacetan. Selanjutnya, Jalan Parapat Simpang Dua juga masih tampak macet, yakni dari arah rindam dan Jalan SKI menuju Danau Toba dan Raya.

Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih melalui Kasubag Humas Iptu Rusdi Ahya, Senin (30/12) menjelaskan, kalau arus kendaraan saat ini masih terpantau padat dan ramai.

“Kita dapati macet di Jalan Parapat Simpang Dua, lalu di Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka. Prediksi kita, arus terus semakin bertambah sampai siap Tahun Baru. Berhubung, banyak arus lalulintas saat ini dipadati oleh rata-rata para pemudik,” ujarnya.

Sebelumnya, pihaknya sudah bersosialisasi pada pedagang di Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka. Terlebih agar jangan berjualan di badan jalan.

“Agar tidak menimbulkan kemacetan jalan dan menjaga situasi dalam tahun baru ini. Kita juga mengimbau bagi para pengendara agar lebih berhati-hati lagi. Karena pertama itu, pengendara  memang harus dan wajib mengutamakan keselamatan. Jadi, bukan malah untuk adu kecepatan di jalan,” ujarnya di Mapolres Siantar. (Mag-04)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close