Berita

Ini Hasil Musda II MD KAHMI Tapsel

TAPSEL, FaseBerita.ID – Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-II di aula Hotel Sitamiang, Rabu (1/5).

Hadir dalam acara itu, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, Wakapolres Tapsel, Wakil Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang, Sekda Tapsel Parulian Nasution, Perwakilan dari Pemko Padangsidimpuan, Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumut, Forhati, mewakili Dandim 0212/TS serta para pengurus dan senioran HMI.

Dalam sambutannya Ketua MD KAHMI Tapsel Priode 2013-2018 Borkat MM mengatakan, Musda kali ini, merupakan salah satunya adalah mengevaluasi kinerja pengurus MD KAHMI Tapsel.

Dan pada kesempatan itu, Borkat menegaskan, tidak akan maju lagi dalam Musda, demi memberi kesempatan kepada para kader potensial lain yang cukup banyak.

“KAHMI memiliki banyak kader potensial, sehingga perlu regenerasi, sehingga idealnya seorang ketua cukuplah satu periode,” ujarnya.

Lebih lanjut Borkat mengatakan, sering diantara kader berbeda pandangan dalam berbagai hal, namun gesekan- gesekan itu terjadi karena dari awal pengkaderan seluruh kader diajari untuk kritis dan beradu argumentasi. “Meski sering beda pandangan, namun diakhirnya kita bisa kembali duduk bersama,” terangnya.

Mewakili MW KAHMI Sumut Riza Fakhrumi Tahir dalam sambutannya mengatakan, keindahan dan kenikmatan ber-HMI harus bisa dirumuskan dalam Musda ini. “Kita harus mampu merevitalisasi keindahan ber-HMI dalam Musda yang akan membahas berbagai program kerja MD KAHMI Tapsel ke depan, “tuturnya.

Di sisi lain, target utama adalah mewujudkan KAHMI yang kuat, maka harus dilakukan revitalisasi seluruh sumber daya yang ada.

“Harus jelas dan tegas program revitalisasi dan rekonsiliasi MD KAHMI Tapsel dalam Musda ini, saya pikir waktu lima tahun sudah bisa diwujudkan,” tegasnya sembari mempersilahkan para alumni nantinya memilih sesuai hati nurani karena MW KAHMI tidak mengenal istilah calon titipan.

Sementara itu, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu yang juga Ketua Dewan Pembina MD KAHMI Tapsel dalam sambutannya mengajak, seluruh kader untuk menjaga institusi KAHMI.

Menurutnya, HMI merupakan bagian dari laboratorium bangsa, karena kader berada di seluruh lini baik pemerintahan, legislatif hingga swasta. “Jika kekuatan ini disatukan, maka akan menjadi kekuatan yang sangat luar biasa,” katanya.

Syahrul M Pasaribu mengatakan, kompetisi Pemilu sudah selesai, meski berbeda pilihan waktu itu, tetapi semua telah kembali bersatu.

“Alhamdulillah, Pemilu 2019 berjalan lancar dan patut disyukuri banyak kader-kader HMI yang berhasil duduk dilegisltif,” sebutnya.

Diharapkannya, seluruh kader dapat menjaga berbagai identitas pendiri HMI Lafran Pane yang telah ditabalkan menjadi nama jalan dan perpustakaan di Tapsel. “Sebagai kader, itu salah satu kontribusi yang saya berikan untuk HMI,”tuturnya sembari membuka Musda tersebut.

Sebelumnya, Ketua Panitia Turmiji Harahap melaporkan, seyogianya Musda ini digelar beberapa bulan lalu, namun karena sejumlah hal, sehingga baru digelar kali ini. “Terimakasih atas seluruh dukungan para alumni dan kader HMI terkhusus Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu. Mudah mudahan Musda ini berjalan sukses,” harapnya.

Pada Musda ke II itu, lima alumni terpilih menjadi Presedium MD KAHMI Tapsel untuk priode 2019-2024. Pada awalnya, calon Ketua MD KAHMI Tapsel ada empat orang yaitu Parulian Nasution, Ali Amran, Ikhwan Maksum dan Syawal Pane.

Namun, karena tidak tercapai kesepakatan, dalam sistem presidensial, akhirnya Musda dilalui dengan sistem presedium, dimana nantinya keempat calon ditambah ketua Forhati, akan bergantian selama lima tahun memimpin MD KAHMI Tapsel priode 2019-2024.

Acara diakhiri penyerahan palu dari Presedium sidang terdiri dari ketua, Ahmad Gozali Harahap anggota Hamonangan Harahap dan Latif Kahfi Nasution, kepada para presedium MD KAHMI Tapsel priode 2019-2024. (ran)

iklan usi



Back to top button