Berita

Ingat, Ini Batas Jam Operasi Hiburan Malam

MADINA, FaseBerita.ID – Usaha karaoke Al yang berada di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Madina sempat menjadi bahan perbincangan masyarakat pasca razia yang dilakukan Wakil Bupati dan Satpol PP beberapa waktu lalu.

Bagaimana tidak, meski sudah mengantongi izin operasi, namun tempat hiburan malam ini dinilai masih melanggar jam operasional yang telah ditentukan pemerintah. Pasalnya, usaha ini masih buka hingga larut malam. Bahkan, dalam razia kemarin itu, ada beberapa oknum kepala desa berikut wanita-wanita yang diduga sebagai pemandu lagu turut diamankan.

Perihal izin operasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) membenarkan.

“Mereka (usaha karaoke Al, red) memang sudah punya izin operasi,” kata Kabid Penyelenggara Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan DPMPPTSP Dede Ispensah, Rabu (25/9/2019).

Namun, sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Madina yang telah diterbitkan tahun 2015 tentang ketentuan pokok aturan tentang pelaksanaan pemeliharaan ketentraman dan ketertiban umum, ada salahsatu bab yang menjelaskan bahwa ketentuan dari usaha karaoke hanya boleh beroperasi sampai pukul 12.00 atau pukul 00.00 WIB malam.

Salain itu, dalam bab IX juga menjelaskan bahwa jenis usaha karaoke tidak boleh menyediakan pelayanan seks komersial, prostitusi/perzinahan, perjudian, minuman keras (alkohol), narkotika atau obat-obat terlarang, pornografi dan pornoaksi.

Menyikapi hal itu, Kasatpol PP Lismulyadi mengatakan, pihaknya sudah memberikan imbauan dan teguran kepada pemilik usaha karaoke Al.

“Sudah kita berikan imbauan dan teguran,” ujarnya sembari menyebut sejak ia menjabat sebagai Kasatpol PP, baru Karaoke Al yang sudah diberi peringatan.

Menurut dia, untuk melakukan penertiban dan pencabutan terhadap suatu usaha yang dinilai melanggar aturan, pihaknya harus melalui beberapa tahapan.

“Tahapan dimaksud maksimal tiga kali. Setelah itu baru dilakukan penertiban,” jelasnya.

Sementara, menurut Muhajir, warga Telkom Panyabungan, Rabu (25/9/2019) kepada wartawan, mengatakan hingga sekarang karaoke Al masih membandel karena tetap beroperasi hingga larut malam.

“Semalam saja saya lihat itu pas pukul 01:00 WIB dinihari, karaoke Al itu masih buka. Masih ramai disitu,” sebut Muhajir.

Marga Nasution ini menilai Satpol PP kurang tegas dalam hal penertiban. Apalagi menyangkut Usaha Karaoke Al yang disebut-sebut punya hubungan dekat dengan beberapa oknum aparat kepolisian.

“Katanya sih begitu. Kita ingin hal yang seperti ini diberantas tuntas,” ujarnya. (Mag-01)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button