Berita

IMM Siap Pantau Pemilu

SIDIMPUAN – PC IMM Tapsel Padangsidimpuan bersiap dalam pemantauan Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan dalam hitungan hari. Sebagai persiapan, mereka melaksanakan Deklarasi Pemantau Pemilu dan Diskusi Pemilu Damai, Kamis (11/4) kemarin di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS).

Sebelumnya, IMM telah mendapatkan akreditasi sebagai salah satu lembaga pemantau pemilu oleh Bawaslu RI dengan nomor surat 028/Bawaslu/1/2019.

Menindaklanjuti itu, maka PC IMM Tapsel Padangsidimpuan melaksanakan Deklarasi Pemantau Pemilu berangkaian dengan diskusi publik.

Zulham Hidayah Pardede Ketua Umum DPD IMM Sumut yang hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut menjelaskan bahwa IMM sebagai pemantau pemilu adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Maka seluruh kader IMM agar terlibat aktif dalam melakukan pemantauan proses pemilu dengan sungguh-sungguh.

“Semua kader IMM harus bersungguh-sungguh melakukan pengawalan atas proses pemilu, karena pelanggaran sekecil apapun sangat berpotensi merusak kebersamaan kita. Semua kader IMM jangan sampai terjebak pada dukung mendukung semata tapi lalai akan tugas wajibnya sebagai kaum intelektual yang harus memperhatikan masa depan bangsa. Termasuk proses pelaksanaan pemilu 2019 ini,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Muqdial Amri Hasibuan Ketua Umum PC IMM Tapsel Padangsidimpuan menyampaikan bahwa IMM akan senantiasa menyuarakan segala bentuk ketidakadilan, termasuk pelanggaran tanpau perduli siapapun yang melakukan. Karena itu memang tugas utana IMM.

“Saya juga mengimbau agar semua golongan dapat menahan diri dari upaya-upaya provokatif. Jangan sampai pesta demokradi ini berjalan dengan cacat” ujar Muqdial.

Usai deklarasi, dilanjutkan acara dialog publik pemilu damai yang diisi oleh Ansari Harahap politisi Gerindra, Robby Napitupulu yang juga politisi golkar dan Zulfitry Muhazir Daulay Ketua Alumni IMM Tapsel Padangsidimpuan.

Dari dialog tersebut dapat disimpulkan bahwa semua punya keinginan yang sama untuk tetap menjaga kedamaian. Termasuk juga akan dengan lapang dada menerima hukuman bila terbukti melakukan pelanggaran dalam pemilu 2019 ini. (san)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button