Berita

IMM akan Gelar Aksi Demo Tuntut Arena Game Ketangkasan Ditutup

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Hingga kini, arena permainan game ketangkasan Nauli Game masih terus beroperasi. Padahal, sudah beberapa kali Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melayangkan surat ke pihak Kepolisian dan Pemko Sibolga yang isinya meminta untuk segera menutup Nauli Game.

Akhirnya, organisasi kumpulan mahasiswa tersebut memutuskan untuk menggelar aksi demo, menyampaikan langsung aspirasinya, Jumat (8/3). Hal tersebut sesuai surat pemberitahuan aksi nomor 05/D-11/II/2019, yang dilayangkan IMM ke Polres Sibolga, Senin (4/3) lalu.

Dalam surat tersebut, IMM akan mengerahkan sekira 50 orang massa. Dengan membawa alat peraga berupa pengeras suara, spanduk dan selebaran.

Mereka akan melakukan konvoi dari titik kumpul di depan komplek Perguruan Muhammadiyah di Jalan Damai menuju kantor Polres Sibolga dan kantor Walikota Sibolga.

Adapun bunyi tuntutan yang akan mereka sampaikan yakni meminta Pemko Sibolga mengevaluasi kinerja Dinas Perizinan Kota Sibolga serta menutup Nauli Game. Begitu juga yang akan disampaikan ke Polres Sibolga, IMM meminta agar Kapolres Sibolga meninjau dan menutup Nauli Game yang diduga berkedok game ketangkasan dan sudah terbukti banyak meresahkan masyarakat.

“Senin kemarin, sudah kita layangkan surat pemberitahuan ke Polres Sibolga. Jumat, kita akan gelar aksi untuk menuntut penutupan Nauli Game,” kata Akdinul Akbar, Koordinator aksi, Rabu (6/3) lalu.

Karena, baik pihak kepolisian dan dinas perizinan, lanjutnya, tidak menanggapi surat yang pernah mereka layangkan beberapa kali terkait tuntutan penutupan Nauli Game. “Terbukti dengan surat konfirmasi yang telah berulang kali kami layangkan, dengan nomor 31/J-1/II/2019 dan nomor 32/J-1/II/2019 tentang penutupan Nauli Game, yang ada di Jalan Ahmad Yani. Sampai saat ini belum ada jawaban baik dari pihak kepolisian maupun Dinas Perizinan Kota Sibolga. Sementara dalam pengamatan kami, Nauli Game ini sudah beroperasi kurang lebih 1 tahun,” ungkapnya.

Tak hanya itu, aksi demo tersebut digelar juga untuk mendukung visi dan misi Walikota Sibolga dalam.membangun Kota Sibolga. “Sejalan dengan visi dan misi bapak Walikota Sibolga, menjadikan Kota Sibolga ini menjadi Kota Sibolga yang sejahtera, maju dan berdaya saing. Sebagai agen of change dan sosial kontrol, kita inginkan itu tidak sekedar isapan jempol belaka,” pungkas Akdinul. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button