Berita

Ikut Mencari Anak Hanyut di Sungai Silau Asahan, Relawan Malah Tenggelam

FaseBerita.ID – Seorang relawan yang datang untuk ikut dalam proses pencarian anak yang hanyut di Sungai Silau Asahan, dikabarkan ikut tenggelam.

Informasi dihimpun dari lokasi kejadian, seorang bocah berusia 10 tahun bernama Doni Hidayat dikabarkan tenggelam di Sungai Silau, Kelurahan Kedai Ledang, Kabupaten Asahan, Senin (30/3) sore.

Pihak keluarga yang sudah melaporkan kejadian tersebut ke petugas berwajib kemudian tak sabar dan mencari keberadaan korban, Selasa (30/3) pagi di sekitar sungai.

Di tengah pencarian diseputar sungai, seorang warga bernama Junaidi (50) malah ikut tenggelam menyusul nasib bocah malang tersebut. Kejadian itu bermula saat Panut yang merupakan orang tua Doni yang mencari keberadaan anaknya hingga malam hari tak kunjung pulang. Panut kemudian curiga dan menanyakan kepada teman-teman anaknya yang saat kejadian sedang bermain bersama Doni.

Dari cerita teman temannya itulah diketahui kalau Doni tenggelam.  Saat itu, korban diceritakan sedang buang air besar di sungai dan terjatuh. Namun teman temannya tak langsung memberitahukan kejadian itu kepada orang tua korban karena takut.

Mendengar kesaksian cerita dari teman teman korban, pihak keluarga lalu menghubungi Polsek Kota Kisaran dan membuat laporan kehilangan serta pencarian dilakukan ke esokan harinya. Entah bagaimana, orang tua korban bersama Junaidi yang merupakan tetangga korban pagi harinya langsung menyisir sungai bermaksud mencari Doni. Nahas, Junaidi malah ikut tenggelam.

“Selama ini memang dia (korban Junaidi) menganggap anak ku ini (Doni) sudah kayak anaknya sendiri. Jadi pun dia ikut shok dengar anak kami tenggelam,” kata Punut yang tampak sabar menunggu pencarian kedua korban di pinggir sungai.

Kejadian tersebut juga dibenarkan oleh Maharani, Lurah Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kisaran Timur yang mendapatkan informasi kemarin malam ada seorang anak hanyut di Sungai Silau.

“Begitu malamnya saya dapat informasi saya langsung kontak BPBD. Tapi besok paginya belum lagi tim turun melakukan pencarian sudah ada korban lagi,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, tim BPBD bersama Basarnas Asahan tengah mencari keberadaan kedua korban yang dilaporkan tenggelam ini. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai terpanjang yang bermuara ke selat malaka itu. (per/rah)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button