Berita

Ibu Tiri Penyiksa Anak Ditangkap Polisi Simalungun

FaseBerita.ID – RH (45), wanita di dalam video yang menyiksa bocah berumur 7 tahun yang ternyata anak tirinya, akhirnya diamankan polisi.

Penyiksaan terjadi di Perumahan SD 091618, Perdagangan lll, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Kamis (13/2/2020) sekira pukul 15.00 WIB lalu.

Video amatir berdurasi 3 menit 18 detik itu beredar Jumat (14/2/2020), direkam oleh salah seorang teman korban.

Dalam Video tersebut korban berinisial GS Kelas 2 SD itu disiksa oleh ibu tirinya RS dengan cara menjambak dan memukuli korban dengan menggunakan seutas tali pinggang.

Bahkan dalam video tersebut tak hentinya pelaku menampar wajah korban mencubit paha korban berulang kali dan kembali memukulnya dengan tali pinggang yang telah ia sediakan.

Sementara dua orang lainya rekan korban hanya bisa menyaksikan kekejaman pelaku.

Kapolsek Perdagangan, AKP Supendi setelah melihat video tersebut langsung menindaklanjuti dengan mencari keberadaan rumah pelaku dan akhirnya pelaku ditangkap dan diserahkan ke Polres Simalungun.

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu saat siaran pers di Aspol Simalungun, Senin (17/2/2020) sekira pukul 16.00 WIB, menerangkan peristiwa penyiksaan itu dipicu masalah pengerjaan tugas sekolah korban.

“Adapun video amatir itu direkam oleh teman korban inisial A yang melihat temannya dipukuli oleh ibu tirinya pada saat belajar kelompok dan memviralkannya melalui media sosial,” ujarnya.

Setelah viral, Satreskrim Polres Simalungun bersama Reskrim Polsek Perdagangan langsung sigap menanggapi, dibantu masyarakat menuju lokasi pemukulan korban.

“Pelaku kita jemput dari rumahnya dan sampai saat ini masih dalam pemeriksaan penyelidikan. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 44 ayat 1 UU No 23 tahun 2004, tentang penghapusan KDRT atau Pasal 80 UU RI Not 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pelaku diancam hukuman 5 tahun penjara,” terangnya. (mag-05/fi)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button