Berita

HUT ke-64 Pomparan Borsak Mangatasi Nababan Pematangsiantar

Nababan Harus Bisa Membawa Damai

SIANTAR – Perayaan ibadah syukuran HUT ke-64 Pomparan Borsak Mangatasi Nababan boru, bere, ibebere Pematangsiantar yang digelar di GPdI Jalan Simbolon berlangsung penuh sukacita, Minggu (13/10/2019).

Tema ‘Martua ma sibahen dame, ai goaron do nasida anak ni Debata. (Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah, Matius 5:9). Sub tema ‘Pomparan Borsak Mangatasi Nababan, boru, bere, ibebere gabe siboan dame di tonga keluarga, masyarakat bangso dihot negara’.

Acara diawali ibadah dengan pengkotbah Pdt David Nababan SSi (Teologi). Melalui kotbah berpesan agar semua Pomparan Nababan menjadi pembawa damai kepada semua orang. Sebagaimana dibuktikan Yesus yang telah membawa damai bagi umat manusia.

Bagaimana Nababan membawa damai di tengah banyak pergumulan Punguan Nababan di usia yang ke-64. Ada tiga point yang harus dipenuhi. “Caranya, mengubah pola pikir atau mindset,” ungkap Pdt David Nababan.

Ada dua kalimat yang bisa merusak kerukunan atau perdamaian yakni hita do i (Kelompok kita dia? dan kedua ‘dang hita i (Itu tidak kelompok kita). Misalnya ada yang kebakaran meminta bantuan kepada kita, namun pertanyaan itu muncul.

“Pola piker yang demikian harus dihilangkan dari Punguan Borsak Mangatasi Nababan sehingga Pungguan Nababan bisa membawa damai. Ganti kalimat di atas dengan ungkapan ‘Sada do hami Nababan (Nababan itu satu)’. Maka Nababan tidak hanya pembawa damai di puguan tapi disemua golongan bahkan di negara ini,” jelas Pdt David.

Kedua, memaafkan. Di batak agak sedikit sulit mengaku salah. Jika salah ungkapkan minta maaf, tak perlu malu. Ketiga, Lakukan yang baik kepada semua orang. “Kepada semua orang, bahkan lakukan yang baik untuk yang menyakitimu. Maka jadilah si pembawa damai,” tambahnya.

Ketua Panitia Ama Saut Nababan sekaligus Ketua Pomparan Bosak Mangatasi Nababan Pematangsiantar mengatakan, mengapresiasi semangat dan kerjasama seluruh panitia dan semua pihak sehingga acara perayaan HUT ke-64 dalam berjalan baik dan lancar.

“Acara hari ini mengingatkan punguan pada Tahun 1955 dimana seluruh punguan berdoa untuk memohon perlindungan dan berkat bagi seluruh pomparan Borsak Mangatasi Nababan dan doa itu terkabul dengan banyaknya pomparan Nababan sukses baik di pemerintahan dan bidang lainnya,” jelasnya.

Di pertengahan acara digelar doa bersama untuk memberangkatkan Ir Asner Silalahi MT didampingi istri br Sihombing untuk maju sebagai Balon Walikota Siantar. Di akhir acara digelar makan bersama, tortor, acara hiburan dan lucky draw. (rah)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button