Berita

HUT Kabupaten Asahan: 9 Stand Kecamatan Terbaik Terpilih di Penutupan OVOP

KISARAN, FaseBerita.ID – Pameran galeri One Village One Produktif (OVOP) dalam rangka hari jadi Kabupaten Asahan ke 73 ditutup oleh Asisten II Pemkab Asahan Bidang Ekonomi Jhon Hardi Nasution, Selasa (26/3). Sembilan kecamatan terpilih menjadi galeri OVOP terbaik dari 25 kecamatan yang ada.

Para pemenang tersebut dibagi menjadi tiga yakni, galeri terbaik dekorasi, pelayanan dan isi produk. Sebagai dekorasi galeri OVOP terbaik pertama adalah Kecamatan Tinggi Raja,  terbaik ke II Kecamatan Air Joman, dan terbaik III Kecamatan Aek Ledong.

Untuk pelayan galeri OVOP terbaik I adalah Kecamatan Kota Kisaran Timur,  terbaik II Kecamatan Rahuning, dan terbaik III Kecamatan Sei Kepayang Timur. Sedangkan, isi produk terbaik I Kecamatan Meranti, terbaik II Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, dan terbaik III Kecamatan Kota Kisaran Barat. Masing-masing kecamatan mendapatkan penghargaan dan dana pembina.

“Ke depan diharapkan kegiatan OVOP ini lebih baik dan diharapkan juga pihak kecamatan lebih siap dan berani,”  kata Jhon Hardi Nasution ketika menutup kegiatan. Dia menjelaskan, kegiatan pameran galeri OVOP ini akan menjadi evaluasi dan penilai untuk digelar pada waktu mendatang.

Baca: Pameran OVOP Meriahkan HUT ke-73 Pemkab Asahan

“Kegiatan OVOP hari ini bisa menjadi pembelajaran, dan ke depan  camat harus lebih banyak menampilkan produk unggulan,” ungkap Jhon. Diakuinya, banyak mendapat saran dan kritik terkait kegiatan OVOP tersebut.

Dan hal ini akan menjadi pertimbangan Pemkab Asahan dalam melaksanakan kegiatan OVOP ke depan. “Kami akui banyak kekurangan, namun hal ini akan menjadi cambuk untuk lebih baik lagi,”  ujarnya.

Sebelumnya, pameran OVOP atau satu desa satu produk digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Asahan Tahun 2019. Karena mendapat antusias yang banyak dari masayarakat, pameran yang mulanya dibuka tanggal 22 Maret dan dijadwalkan selama tiga hari, diperpanjang hingga Selasa 26 Maret 2019.

OVOP dijadikan sebagai wahana promosi produk andalan yang dikelola UMKM dari setiap kecamatan, yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan keluarga dan masyarakat di masing-masing kecamatan, dan sebagai sarana penggalian potensi yang ada di desa dan kelurahan untuk dikembangkan jadi produk unggulan, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (per/ahu)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button