Berita

Honorer Kelurahan Kena OTT: Diduga Kutip Uang Pengurusan KTP

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Polisi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum honorer salah satu kelurahan di Kota Sibolga. Oknum berinisial S itu diduga melakukan pungli untuk pengurusan administrasi kependudukan. Sebagai barang bukti, polisi mengamankan uang Rp600 ribu yang diduga untuk pengurusan KTP.

Informasi dihimpun wartawan, Senin (7/10/2019) sekira pukul 15.00 WIB, ruang pelayanan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di Jalan Tongkol Sibolga mendadak ramai. Saat itu ada Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP D Harahap yang datang sambil memegang seorang pegawai dan uang senilai Rp600 ribu. Saat itu Kasat masuk ruangan diikuti beberapa personel.

Kasat Reskrim kemudian meminta pengunjung tetap tenang agar proses pelayanan tidak terganggu. Selanjutnya beberapa personel polisi melakukan pemeriksaan terhadap berkas dan laci di loket pelayanan untuk pengurusan KTP. “Mohon kerjasamanya, kami dari kepolisian. Ada pengurusan KTP pakai uang Rp600 ribu,” sebut Kasat Reskrim.

Pemeriksaan di ruangan tersebut berlangsung dalam hitungan menit, selanjutnya Kasat Reskrim beserta personel membawa oknum pegawai tadi meninggalkan ruangan.

Kadis Dukcapil Pemko Sibolga Sulhan Sitompul yang dihubungi wartawan via telepon selulernya, Selasa (8/10/2019) membenarkan adanya informasi tersebut. Dirinya juga membantah kalau oknum yang kena OTT tersebut staf di Disdukcapil. “Oknum yang terkena OTT tersebut bermarga S, bukan pegawai atau staf di kantor ini, melainkan staf di salah satu kelurahan di Sibolga,” terangnya.

Menurut dia, Disdukcapil sendiri tidak pernah memungut kutipan dari masyarakat yang ingin mengurus KTP. Bahkan imbauan untuk menjauhkan kutipan itu ada di kantor pelayanan Disdukcapil Sibolga.

“Seluruh kantor pelayanan kami dipasang CCTV dan tidak ada pungutan. Apalagi untuk pengurusan KTP. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, jika masih ada kutipan, segera disampaikan kepada kami,” tegasnya.

Sementara itu pihak kepolisian belum ada yang mau memberikan keterangan terkait OTT terhadap oknum yang diamankan tersebut. Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin yang dicoba konfirmasi via telepon seluler mengatakan belum bisa memberikan keterangan. “Belum bisa memberi keterangan,” katanya.

Sedangkan Sekda M Jusuf Batubara saat dikonfirmasi New Tapanuli, Selasa (8/10) usai mengikuti acara di Gedung Baznas, Jalan S Parman Sibolga.mengatakan bahwa pegawai yang terjaring OTT oleh pihak kepolisian merupakan THL (Tenaga Harian Lepas) di kantor kelurahan.

Menurutnya, Pemko Sibolga tetap komit dalam pelaksanaan program pembangunan yang pro rakyat seperti dalam hal pengurusan segala bentuk administrasi kependudukan yang sudah digratiskan dan tidak ada dikenakan kutipan dalam bentuk apapun. “Tidak hanya mengurus KTP dan surat administrasi kependudukan saja yang gratis, biaya untuk bidang kesehatan, seperti BPJS, juga gratis, tidak ada kutipan apapun,” katanya.

Ia juga tidak mau berkomentar banyak terkait hal ini. Hanya saja dia menambahkan bawah tindakan oknum THL yang kena OTT itu merupakan personal. “Itu oknum, jadi urusannya personal,” katanya. (mis)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close