Berita

Honda Beat Raib dari Depan Gudang CV Saroha

TAPTENG, FaseBerita.ID – Satu unit Honda Beat BB 2059 NN raib dari parkiran sebuah gudang yang terletak di Jalan Padangsidimpuan, Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Tapteng, Senin (16/12) sekira pukul 17.30 WIB. Pemilik, Sukran Tanjung (32) pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib.

Kapolres Tapteng AKBP Sukamat dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu R Sipahutar membenarkan adanya kejadian tersebut. “Telah terjadi tindak Pidana pencurian kendaraan bermotor. Satu unit Honda Beat BB 2059 NN, warna Putih Biru dari depan Gudang CV Saroha, samping Alfamidi di Jalan Padangsidimpuan,” kata R Sipahutar.

Dalam keterangannya kepada polisi, Sukran yang merupakan warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, mengaku bahwa sepedamotor tersebut sudah biasa dia parkir di depan gudang CV Saroha, tepatnya di samping sebuah pusat perbelanjaan Alfamidi, tempatnya bekerja. “Seperti biasa, dia (Sukran) berangkat kerja naik sepedamotornya. Sesampainya di tempatnya bekerja, dia memarkirkan sepedamotonya, lalu berjalan ke tempat kerjaannya,” ungkapnya.

Saat makan siang, masih kata Sukran, dia masih melihat sepedamotornya terparkir. Sorenya, saat bekerja di luar gudang, dia menerima telepon dari Andi, rekan kerjanya yang mengatakan kalau kretanya sudah tidak ada lagi di parkiran.

“Sekira pukul 13.00 WIB, saat makan diang, dia masih melihat septornya. Sekira pukul 17.30 WIB, dia menerima telepon dari saksi Andi dan mengatakan, siapa yang membawa kretamu. Dia menjawab, kami masih di jalan menuju pulang ke gudang,” terang R Sipahutar.

Setibanya di gudang, Andi menjelaskan ciri-ciri orang yang membawa kabur sepeda motornya dan membawanya ke arah Sibolga. “Sesampainya di Gudang, dia menanyakan kepada Andi, bagaimana ciri-ciri orang yang membawa Septor saya, lalu Saksi Andi menjawab, Kurus, Kecil, memakai jaket atau sweter kain berwarna putih dan tutup kepala, serta melaju menuju Sibolga,” pungkasnya.

Awalnya, Sukran dan temannya sempat berusaha mencari sepedamotor tersebut. Karena tidak ketemu, keesokan harinya, Selasa (17/12) dia pun melapor ke polisi. “Dengan bukti berupa satu buah kunci kontak, fotokopi BPKB, fotokopi STNK, fotokopi KTP pemilik dan surat keterangan dari FIF,” terang R Sipahutar.

Kejadian tersebutpun masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian, dengan memeriksa beberapa orang saksi. (ts)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button