Berita

Hingga H -6 Pencoblosan, Kondisi Wilayah Hukum Sumut Aman

FaseBerita.ID – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan kondisi wilayah hukum Sumut hingga H-6 pencoblosan surat suara di TPS pada Pemilihan Legislatif dan Presiden 17 April 2019, dalam keadaan aman.

“Berkat sinergitas TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat Sumatera Utara (Sumut), kamtibmas tetap terjaga dalam artian relatif aman dalam mendukung aktifitas masyarakat khususnya dalam menunjang terselenggaranya kampanye terabuka,” kata Andrianto, dalam sambutannya pada Apel Kesiapan Pengamanan Pilpres dan Pilieg 2019, di Lapangan Benteng Medan, Kamis (11/4).

Bawaslu, menurut dia, telah mereiis indeks kerawanan pada Pemilu 2019, dimana Provinsi Sumut menempati urutan 28 dari 34 Provinsi di Indonesia.

“Hal tersebut, tentunya tidak membuat kita semua lengah dan ‘under estimate’, sehingga melupakan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dinamika politik yang terjadi selama tahapan inti Pemilu 2019 dilaksanakan,” ujar Andrianto.

Ia mengatakan, dalam rangka pengamanan Pemilu 2019, Polda Sumut telah menyiapkan pengamanan dengan melibatkan 13.002 personel.

Dengan penyebaran sebagai berikut, PAM TPS sebanyak 10.528 personel untuk mengamankan 42.649 TPS, personel pleton tindak 555 personel, dan back up kekuatan Polda Sumut sebanyak 1919 personel.

“Selain itu, dibantu oleh TNI AD 10.190 personel, TNI AL 845 personel dan TNI AU 640 personel,” ucap jenderal bintang dua itu.

Kapolda menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani bersama dalam melaksanakan tugas pengamanan pemilu serentak tahun 2019 sebagai berikut, tingkatkan iman dan taqwa, niat yang tulus dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.

Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, terus pererat sinergitas yang telah dibangun antar-aparat pengamanan dan seluruh elemen masyarakat guna menjamin sisa waktu kampanye terbuka, pemungutan suara dan penghitungan suara.

Tidak ragu-ragu melaksanakan tindakan untuk menegakkan hukum kepada siapapun yang berusaha menghambat tahapan pemilu yang berlangsung. “Tetap menjaga netralitas dalam melaksanakan tugas,” katanya. (ant)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button