Berita

Himapsi: DPRD Siantar Bukan Kaleng-kaleng!

FaseBerita.ID – Rapat Paripurna DPRD Kota Pematangsiantar yang digelar pada hari Jumat, 28 Februari lalu, memutuskan mengusulkan pemberhentian Hefriansyah dari jabatan Walikota Pematangsiantar. Kini, DPRD tengah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk membawa keputusan tersebut ke Mahkamah Agung.

Keputusan DPRD Kota Siantar inipun menuai apresiasi dari organisasi Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi) Cabang Kota Pematangsiantar, yang disampaikan Plh Ketua DPC, Dedi Wibowo Damanik saat diwawancarai wartawan, Minggu (1/3/2020) sekira pukul 12.00 WIB.

“Kami sangat mengapresiasi keputusan itu. Keputusan memakzulkan saudara Hefriansyah dari jabatan Walikota Pematangsiantar. Ternyata para anggota dewan tidak masuk angin,” katanya.

Sebagaimana sebelumnya, Himapsi terus menerus menyerukan pemakzulan Hefriansyah mengingat banyak pelanggaran peraturan dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Hefriansyah, salah satunya adalah penistaan terhadap Etnis Simalungun.

“Sakit hati Suku Simalungun yang selama ini dinistakan, disepelekan bahkan mencoba untuk mempusakakan, terbayar sudah dengan kekonsistenan para anggota dewan yang terhormat dalam menjalankan tugas dan menggunakan kewenangannya,” ungkap Dedi Damanik.

Mengingat kondisi kewibawaan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga DPRD selama ini sangat lemah, melalui penggunaan hak angket ini kewibawaan lembaga dewan sudah semakin membaik. Meskipun masih banyak dikalangan masyarakat yang masih pesimis, namun masih lebih banyak masyarakat yang semakin optimis.

“Itu dapat kita saksikan di media sosial bahwa lembaga DPRD dibanjiri dukungan dan dorongan untuk semakin lebih baik. Bahasa sebahagian masyarakat dan ingin kami sampaikan bahwa saat ini, DPRD Periode 2019-2024 bukan kaleng- kaleng! Mereka tegas dan setia selaku penampung aspirasi rakyat,” tegasnya.

Meski demikian, Himapsi berharap keputusan pemakzulan Hefriansyah untuk segera atau secepat mungkin dapat didaftarkan ke Mahkamah Agung. Himapsi akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Apabila keputusan DPRD sudah masuk, Himapsi akan berkirim surat ke Mahkamah Agung terkait menyampaikan sikap bahwa Himapsi mendukung keputusan DPRD, dengan melampirkan sejumlah data pendukung tentang pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Hefriansyah.

“Surat tersebut nantinya akan menjadi pertimbangan bagi Hakim dalam memutus perkara ini,” pungkas Dedi Damanik. (Mag 04)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close