Berita

Heboh… Bangkai Ternak Babi Dibakar di Pinggir Jalan

Api Membesar, Pemadam Diturunkan

SIANTAR, FaseBerita.ID – Puluhan warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara berkerumun di pinggir jalan dekat sungai, tepatnya di samping Kantor DPD Golkar Kota Siantar, Selasa (14/1) sekira Jam 14.00 WIB.

Pasalnya, satu unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, memadamkan api yang membesar saat puluhan bangkai babi dibakar. Puluhan babi yang diduga mati terkena virus. Awalnya ditemukan warga  bernama Jepri Sihaloho (43). Mendapati adanya babi mati dan dibuang di jurangan sungai.

“Pas melintas, ada bau seperti bangkai yang menyengat. Karena penasaran, kulihat lah ada tumpukan goni dirubungi lalat. Ternyata isinya banyak bangkai babi,” ujarnya.

Jepri pun mengabarkan temuan itu ke Camat Siantar Utara. Sehingga camat dan sekcam serta jajaran lainnya pergi meninjau ke lokasi. Setelah sampai di lokasi, Camat dibantu warga sekitar mencoba membuang puluhan bangkai babi mati dalam goni. Dibuang ke dalam jurangan sungai, kemudian membakarnya.

Api cepat membesar. Karena di seputaran jurang terdapat banyak rumput yang sudah kering. Hingga akhirnya, Camat menghubungi pihak pemadam kebakaran.

Sementara, sebelum pemadam kebakaran tiba, banyak pelintas jalan berhenti menyaksikan hal tersebut. Walaupun situasi masih bau bangkai, warga tetap melihat karena penasaran.

“Saya kira tadi ada kebakaran bang, soalnya tebal kali asapnya. Uda gitupun ramai orang-orang ini melihatnya. Penasaran, ya kulihat aja. Rupanya bangkai babi yang dibakar,”jelasnya.

Terhitung beberapa menit, satu unit pemadam kebakaran tiba. Api yang sudah sempat menyambar ke rumput lainnya, akhirnya takluk. Bahkan, bangkai babi belum semuanya hangus terbakar.

Terpisah, Camat Siantar Utara bernama Hamzah mengatakan, ada pihak orang yang tak bertanggung jawab membuang puluhan bangkai babi ke lokasi.

“Pertama kami temukan ada 3 ekor babi, di atas jembatan ini. Itupun bangkainya dibungkus goni putih, tak menutupi semuanya. Sehingga baunya sangat menyengat sekali. Saat kami cek lagi, masih banyak bangkai babi sudah berada di bawah jembatan. Dimana daging babinya sudah hancur, bahkan sudah berbelatung. Makannya yang di atas kita buang ke bawah,” ujarnya.

“inisiatif dari kita mencoba mengangkat babi itu untuk diletak kebawa jembatan semua. Apalagi di bawah, terutama di sungai itu masih banyak warga yang menggunakan air. Sehingga tidak kita hanyutkan, melainkan dibakar. Tapi ternyata, apinya agak membesar. Sehingga kita padamkan,” tambahnya.

Saat ditanya, kenapa puluhan bangkai babi tidak dilakukan penguburan. Camat mengatakan kondisi babi yang ada disitu sudah tidak bisa lagi dipegang karena sudah sangat hancur. Apalagi sudah berbelatung. (mag 04/fe)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close