Berita

Hasim Tantang Warga Bikin Komitmen dengan Dirinya

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Jika ada warga yang tidak yakin dengan niat tulusnya membangun Kabupaten Simalungun, Muhajidin Nur Hasim menantang warga tersebut membuat komitmen dengan dirinya. Itu sebagai bukti, calon Bupati Simalungun nomor urut 2 itu serius ingin membangun kampung halamannya.

Hal itu dilontarkan pria yang juga akrab disapa Bang Hasim saat bertemu sejumlah warga di Jalan Bahapal, Nagori Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Minggu (27/9/2020) sekira pukul 14.00 WIB.

Hamid, nama warga tersebut awalnya mengaku tidak percaya dengan janji-janji calon kepala daerah. Alasannya, selama ini daerah tempat tinggalnya tidak mendapat perhatian dari pemerintah. Contoh yang paling nyata, kondisi jalan dibiarkan rusak parah selama bertahun-tahun.

Hamid menegaskan, jika memang Hasim yang berpasangan dengan Tumpak Siregar sebagai calon Wakil Bupati Simalungun, tulus ingin membangun Kabupaten Simalungun, ia akan sepenuh hati memberikan dukungan.

“Saya akan mendukung penuh Bang Hasim dan Bang Tumpak Siregar. Saya tidak melihat suku, agama, ataupun ras,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Hasim bercerita, jika ingin menggapai sesuatu, pasti ingat ingat pesan almarhumah ibunya.

“Ibu saya berpesan, jika ingin mendapatkan sesuatu, mesti melalui kerja keras. Jangan menginjak kaki orang lain. Selanjutnya, jika telah berhasil, jangan lupa bersedekah,” sebut Hasim yang ditinggal ibunya untuk selama-lamanya saat usianya masih 15 tahun.

Sehingga, dalam menjalani hidup, Hasim senantiasa bekerja keras, hingga saat ini.

“Termasuk untuk mendapatkan hati masyarakat agar mempercayai saya untuk memimpin di tanah Habonaron Do Bona tercinta ini,” terang pria berusia 36 tahun itu.

Dilanjutkan Hasim, agar sistem pemerintahan berjalan bagus, tentunya dimulai dengan niat baik pemimpinnya.

Hasim juga mengaku saat ini sangat miris melihat kondisi Kabupaten Simalungun. Tidak banyak perkembangan yang terjadi. Hanya segelintir orang yang merasakannya.

“Saya sudah semakin tua, tapi Simalungun tidak berubah sama sekali. Padahal Banyuwangi itu dulu tidak pernah dihiraukan orang, sekarang banyak orang ingin ke sana. Event-event internasional pun sudah diadakan di sana. Sementara Simalungun sudah tertinggal jauh,” tandasnya.

Hasim juga menyorot jalan-jalan di Kabupaten Simalungun yang kondisinya masih sangat banyak mengkhawatirkan.

“Susah kita lihat mana lubang dan mana mobil. Karena besarnya hampir sama,” katanya.

Suami dari Hj Zun Rani itu kembali menyinggung Banyuwangi. Katanya, saat ini, kantor camat di Banyuwangi sudah dilengkapi alat berat.

“Jadi di sana jika ingin membangun jalan menggunakan ADD (Anggaran Dana Desa), tidak perlu lagi sewa alat berat. Tinggal pinjam saja dan bayar bahan bakarnya,” jelas Hasim.

Menurut ayah seorang putri itu, Kabupaten Simalungun memiliki banyak potensi yang tentunya bisa dikembangkan demi kemajuan warga. Misalnya, peternakan.

“Untuk pakan ternak, daerah Simalungun ini dikelilingi banyak perkebunan. Dan banyak potensi lainnya,” ujarnya.

Hasim mengajak warga membuat komitmen dengannya.

“Apa yang diinginkan warga di kampung ini? Ayo kita buat komitmen! Simalungun ini istimewa, dan yang paling istimewa adalah kandungan di dalamnya,” tukas Hasim.

Hasim memaparkan beberapa visi dan misinya kepada warga bila ia menjadi Bupati Simalungun. Di antaranya,  membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan memberikan bantuan ke setiap rumah ibadah.

Saat pertemuan tersebut, Hasim sempat menunaikan sholat Ashar di salah satu rumah warga.(rel/fi)





Back to top button