Berita

Hari Kartini, Tingkatkan Kompetensi Martabe Dukung Karyawan Manfaatkan Teknologi

TAPSEL, FaseBerita.ID – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe mendorong dan memotivasi para karyawan memanfaatkan teknologi secara maksimal untuk meningkatkan kapasitas dalam karier dan kehidupan personal melalui berbagai rangkaian kegiatan perayaan Hari Kartini 2019.

Peringatan hari Kartini 2019 yang berlangsung dari Senin (22/4) sampai Kamis (25/4) kemarin itu mebawa tema “In A World of Technology, People Make the Difference”.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources Katarina Siburian Hardono menyebutkan, era digital saat ini, penguasaan teknologi maju merupakan faktor utama pendorong kompetensi dan motivasi, tak terkecuali bagi para karyawan perempuan, khususnya dalam pengembangan karier.

Penguasaan teknologi maju memungkinkan untuk menemukan, mengevaluasi, memproduksi hingga berkomunikasi bermodalkan arus informasi melalui berbagai saluran dengan mudah dan cepat.

“Penguasaan teknologi maju juga bisa memudahkan pekerjaan hingga meningkatkan efisiensi dan motivasi sehingga kinerja perusahaan secara keseluruhan ikut terdorong. Teknologi maju harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan karier bahkan untuk peningkatan kualitas kehidupan personal. Pada tahun ini rangkaian kegiatan perayaan Hari Kartini berupaya memfasilitasi itu semua untuk para karyawan perempuan tak terkecuali laki-laki Tambang Emas Martabe,” jelas Katarina.

Lebih lanjut, Katarina memperinci salah satu kegiatan utama peringatan Hari Kartini ini yakni forum group discussion (FGD) dan talkshow dengan tema Kartini Now: Melek Teknologi. Pada FGD yang difasilitasi Dr Fatma Sari Diahpermata dari Universitas Prasetiya Mulya ini, para karyawan didorong untuk lebih mengenal diri mereka sendiri, potensi dan bakat, serta cara berkomunikasi terbaik dalam penyelesaian masalah terutama dalam karier melalui analisis metode MBTI (Myers-Birggs Type Indicator).

“Bagi karyawan perempuan, sesi diskusi ini kami harapkan mampu mendukung mereka untuk lebih ‘menyuarakan’ ide-ide terbaik untuk pengembangan perusahaan ke depan. Tentunya dengan memanfaatkan teknologi. Dunia pertambangan hampir seluruh aspek operasionalnya memanfaatkan teknologi, bahkan bagi pekerjaan seperti pengemudi alat berat dan manhaul,” tambah Katarina.

Rangkaian kegiatan perayaan Hari Kartini 2019 di Tambang Emas Martabe diisi dengan beberapa kegiatan seperti aerobic zumba, dan berbagai perlombaan seperti kompetisi penulisan, desain poster serta video blog. Tak hanya itu, pada tahun ini Tambang Emas Martabe juga kembali menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi USG mamae, pap smear, dan pemeriksaan prostat bagi para karyawan laki-laki.

“Di industry pertambangan emas, teknologi adalah aspek utama untuk memastikan keberhasilan operasional. Tambang Emas Martabe memfasilitasi dan mendukung pemanfaatan serta penggunaan teknologi bagi seluruh karyawan untuk meningkatkan efisiensi dan mendorong kinerja perusahaan secara keseluruhan,” pungkas Katarina.

Tambang Emas Martabe berkomitmen untuk terus meningkatkan penerapan inisiatif keberagaman gender, tak hanya dari sisi kuantitas tapi juga kualitas. Perusahaan meyakini bahwa keberagaman gender akan meningkatkan kekuatan dan kinerja perusahaan, melalui keberagaman ide pengembangan, pemecahan masalah, dan inovasi.

Tak hanya itu, perusahaan pun menyadari bahwa kewajiban untuk terus mengedukasi dan mendiskusikan keberagaman gender ini dan melibatkan seluruh karyawan baik laki-laki maupun perempuan. Tambang Emas Martabe menargetkan memiliki 25% karyawan perempuan pada 2019, termasuk 40 persen berada pada level Superintendent dan Manager.

Penerapan keberagaman gender di Tambang Emas Martabe juga merupakan bentuk dukungan terhadap konvensi internasional PBB tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan atau CEDAW (Convention on Elimination of All Forms of Discrimination Against Women). Indonesia pun telah meratifikasinya sejak 1984 melalui UU No.7/1984 tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita. (san)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button