Berita

Harga BBM Nelayan di Sibolga Lebih Mahal dari Medan

OH TBBM Sibolga: Kami Tak Berwenang Beri Penjelasan

FaseBerita.ID – Hingga kini pihak Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Sibolga belum memberi penjelasan terkait pernyataan seorang pengusaha kapal penangkap ikan, Jimmy, yang menyebut harga BBM industri khusus nelayan di Sibolga lebih mahal ketimbang harga di Medan.

Saat Wartawan mencoba mengkonfirmasi Office Head (OH) TBBM Sibolga, Wisnu, ia tidak bersedia bertemu.
Wisnu hanya menitipkan pesan melalui salah seorang satpam kantor milik perusahaan negara tersebut.

Yang menyatakan, kalau diri nya tidak punya kewenangan untuk mengklarifikasi pernyataan pengusaha kapal ikan tersebut. “Begitu kata beliau, gak ada kewenangan kita menjawab terkait harga. Kita di sini hanya pendistribusian saja,” kata Satpam menyampaikan pesan Wisnu, Rabu (4/11).

Tak hanya itu, orang nomor satu di TBBM Sibolga tersebut juga mengarahkan wartawan untuk konfirmasi ke kantor Sales Area Retail Sibolga yang terletak di Jalan Sibolga-Padangsidimpuan, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah. “Kita, ada kepalanya masing-masing,” jelasnya.

Anehnya lagi, saat wartawan mencoba mengkonfirmasi pihak Sales Area Retail, tak satupun pegawai yang berkompeten ada di kantor tersebut. Suasana kantor tersebut sepi, padahal masih jam kerja.

Wartawan hanya menemui seorang satpam dan seorang supir di kantor yang baru diresmikan Agustus 2020 yang lalu.

Melalui seorang satpam di kantor tersebut, menyatakan bahwa semua pegawai kantor Sales Area Retail Sibolga lebih banyak ngantor di Medan ketimbang di Sibolga. “Jarang orang itu ada di sini, itupun sekali-sekali. Karena mereka standby di Medan. Karena orang itu lebih banyak dinas luar,” kata seorang satpam yang ditemui di kantor tersebut menjawab wartawan.

Kemudian, saat wartawan mencoba menanyakan nomor handphone Damba, Manager Sales Area Retail Sibolga, Satpam tersebut mengaku tidak punya. Begitu juga dengan nomor handphone pegawai lainnya. “Gak ada nomornya sama saya. Kebetulan, kantor ini baru diresmikan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, harga BBM jenis solar industri di Sibolga ternyata lebih mahal dibandingkan Medan. Fenomena tersebut membuat sejumlah pengusaha kapal ikan lebih memilih belanja BBM ke Medan ketimbang di Sibolga.

Hal tersebut diungkapkan Jimmy, salah seorang pengusaha kapal ikan yang ditemui di areal Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga.

“Biasa kita beli dari Medan, karena harga. Sah-sah saja kita mau ambil minyak darimana saja. Kalau misalnya harga lebih murah di Sibolga atau harganya sama dari Medan, lebih bagus beli di Sibolga, prosesnya juga lebih gampang,” kata Jimmy.

Terungkapnya peredaran BBM asal Medan tersebut di areal PPN Sibolga, bermula dari adanya kecurigaan masyarakat terhadap 5 unit mobil tangki bercorak putih biru. Masyarakat menduga, BBM yang dibongkar ke KM. Real Anson milik Jimmy tersebut merupakan minyak ilegal. (ts)

iklan usi



Back to top button