Berita

Hanya Hasim Peduli Kasus Jenazah Wanita Dimandikan Bukan Muhrim

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Warga Kelurahan Serbelawan Kecamatan Dolok Batunanggar khususnya keluarga almarhumah Zakiah, pasien yang meninggal dunia dan dimandikan oleh yang bukan Muhrim di RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar, mengucapkan terima kasih kepada Muhajidin Nur Hasim.

Sebab hanya calon Bupati Simalungun nomor urut 2 itu yang peduli dengan kasus yang menimpa istri dari Fauzi Munthe yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Hanya Bang Hasim yang peduli dengan kasus tersebut. Hanya Bang Hasim yang memperhatikan keluhan masyarakat. Jadi tidak ada alasan tidak mendukung beliau,” kata seorang warga, Subari SAg, saat Muhajidin Nur Hasim yang akrab disapa Bang Hasim, mengunjungi kediaman Fauzi Munthe di Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batunanggar, Rabu (30/9/2020).

Hasim beserta tim datang untuk bersilaturahmi dan memberikan semangat, juga sebagai bentuk keprihatinan kepada keluarga Fauzi Munthe. Dalam kunjungan tersebut, Hasim tidak lupa membagikan masker kepada masyarakat dan mengajak semuanya tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selain itu, Hasim menyerahkan bantuan berupa sembako kepada keluarga Fauzi Munthe.

Mewakili keluarga, Syarifah Adiriani mengucapkan terima kasih kepada Hasim yang peduli dengan musibah yang menimpa anggota keluarga mereka.
“Kita mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada Bang Hasim yang telah peduli dan mau hadir untuk mendengarkan keluhan kami sebagai masyarakat,” ujarnya.

Ditambahkan Subari, jika Hasim bersama pasangannya Tumpak Siregar (TPS) terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Simalungun agar kejadian yang menimpa keluarga mereka tidak terulang.

“Kita yakin kalau orang soleh seperti Bang Hasim menjadi Bupati Simalungun, tidak akan terjadi lagi seperti ini. Kita masyarakat Serbelawan komitmen memenangkan Hasim-TPS,” tukasnya, seraya berharap Hasim mengawal penyelesaian kasus almarhumah Zakiah.

Hasim mengucapkan turut berduka kepada keluarga. Ia berdoa agar keluarga yang ditinggalkan tetap tabah.
Menanggapi permintaan untuk mengawal kasus yang menimpa almarhumah Zakiah, Hasim mengatakan dirinya bersedia.

“Saya bersama para ulama akan mengawalnya. Saya juga akan berusaha agar kasus yang menimpa almarhumah Zakiah tidak terulang lagi kepada masyarakat Simalungun,” ujarnya.
Hasim juga berjanji kalau nantinya menjadi Bupati Simalungun hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi.

“Tetapi untuk mencapai itu semua, Bang Hasim tidak bisa berjalan sendiri kalau tidak ada dukungan dari masyarakat Simalungun. Jadi saya mohon doa serta dukungan agar apa yang kita harapkan dan cita-citakan bisa dicapai,” pintanya.

Selanjutnya, Hasim mengunjungi Lembaga Latihan Kerja Swasta (LIKE) Lubra di Jalan Ki Hajar Dewantara Serbelawan. Di sana, ia memberikan semangat kepada anak muda yang sedang latihan dan belajar bahasa Inggris.

“Tetap semangat dan jangan pernah menyerah dalam menuntut ilmu. Karena belajar itu tidak akan ada habisnya. Usaha tidak akan pernah membohongi hasil. Jadi tetap semangat ya… Doakan saya kalau nantinya menjadi Bupati Simalungun pelatihan dan lowongan kerja akan kita perbanyak,” kata pria berusia 36 tahun itu.(rel/fi)





Back to top button