Berita

Gunakan Kain Tenun Khas Toba Bhayangkari Tobasa Raih 2 Juara Favorit

TOBASA, FaseBerita.ID – Bhayangkari Tobasa berhasil merebut dua juara favorit kategori busana batik dan busana tenun pada Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-67 yang dilaksanakan di Tiara Convention Hall pada 17 Oktober 2019 di Medan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Cabang Bhayangkari Tobasa Ny Rissa Agus Waluyo melalui telepon selulernya, Sabtu (19/10/2019) bahwa busana yang di gunakan dalam perlombaan tersebut menggunakan bahan atau kain batik tenun khas Toba, dan modelnya para Bhayangkari Tobasa yang mampu mengalahkan beberapa peserta model dan Sanggar Top Sumut.

“Ini sangat luar biasa! Tadinya, tidak ada pikiran untuk juara atau menang. Hanya ingin mengangkat kain ulos dan batik batak saja. Ternyata, malah keduanya jadi juara favorit. Dan rencana selanjutnya, akan di bawa pameran ke Australia tapi belum tahu kapan pastinya,” sebut Rissa.

Lanjutnya, bahwa kain ulos tersebut adalah kebanggaan Bhayangkari Tobasa, sehingga berani mempromosikan sekaligus mengikuti lomba busana tingkat Bhayangkari Sumatera Utara yang di ikuti 34 kabupaten/kota.

Warisan budaya batak salah satunya ulos dan tenunan corak batik batak merupakan kebanggaan yang patut disyukuri. Sebab ulos atau sering juga disebut kain ulos adalah salah satu busana khas Indonesia. Ulos secara turun temurun dikembangkan oleh masyarakat Batak, Sumatra Utara. Dari bahasa asalnya, ulos berarti kain.Warna dominan pada ulos adalah merah, hitam, dan putih yang dihiasi oleh ragam tenunan dari benang emas atau perak.

Perlu diketahui, bahwa ulos termasuk wastra Nusantara. Wastra Nusantara merupakan suatu hal yang dapat menjadi fokus kita sebagai masyarakat Indonesia. Untuk melestarikan budaya Indonesia. Wastra merupakan kain peninggalan leluhur yang sudah turun temurun. Dan juga salah satu kebudayaan bangsa Indonesia.

Tidak sebatas hasil kerajinan seni budaya saja, kain Ulos Batak pun sarat dengan arti dan makna. Sebagian besar masyarakat Tapanuli menganggap kain tenun ulos adalah perlambang ikatan kasih sayang, lambang kedudukan, dan lambang komunikasi dalam masyarakat adat Batak. (os/osi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button