Berita

Gubernur Pantau UNBK di SMAN 3 Sibolga

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 3 Sibolga, Senin (8/4).

Pada lawatan pertamanya sebagai Gubsu di Sibolga, Edy juga membagikan 41 sertifikat kenaikan pangkat tenaga pengajar, kepala sekolah dan pegawai tata usaha yang bekerja di Sibolga dan Tapteng.

Usai memastikan pelaksanaan UNBK di Kota Sibolga berjalan dengan baik, Gubsu kemudian melaksanakan sholat Dzuhur di Mesjid Al-Muklisin, didampingi Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk, Wakil Walikota Edi Polo Sitanggang SPi, Ketua TP PKK Dra Delmeria Sikumbang dan wakilnya Doharta Hutabarat, yang juga menjabat sebagai kepala SMAN 3 Sibolga.

Dalam keterangannya kepada awak media, mantan Pangkostrad tersebut mengaku, kunjungannya tersebut bertujuan untuk mengevaluasi hasil UNBK, apakah sistem pendidikan yang dilaksanakan selama ini telah sesuai dan.memadai.

“Kita melakukan evaluasi hasil didik anak SMA. Berdasarkan inilah kita akan bertindak ke depan, apa yang harus dilakukan. Sistem belajar mengajar di SMA. Kita tahu dulu hasilnya,” kata Edy.

Hasil tersebut nantinya akan disampaikan sebagai masukan kepada pemerintah pusat. “Kalau timpang nilai itu, akan kita evaluasi apakah sistem pembelajaran, mana yang lebih baik. Nanti, kita akan beri masukan kepada pemerintah pusat. Makanya, harus singkron antara bupati dan walikota dengan Gubernur,” pungkasnya.

Dia mencontohkan negara Jepang yang banyak membutuhkan tenaga kerja dari Sumatera Utara. Menurutnya, tenaga kerja industri yang paling banyak diminati di negara matahari tersebut. Oleh karena itu, sebagai Gubernur, Edy berencana akan meningkatkan pendidikan terhadap siswa jurusan industri.

“Di Jepang itu menerima berapa banyak jumlah yang mau dikirim dari Sumatera Utara. Tetapi, dia kan menentukan kriteria. Kritetia inilah yang akan kita siapkan. Dan akan saya bicarakan dengan Bupati dan Walikota untuk menyiapkan anak-anak kita ini. Prioritas utama, karena di sana adalah Negara industri, jadi pendidikan industri yang dibutuhkan mereka,” tandasnya. (ts/osi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button