Berita

Giliri Pacar, Pemuda Tanggung Ditangkap

FaseBerita.ID – ZST alias A (18) mendekam di sel tahanan Polres Sibolga karena telah menyetubuhi pacarnya sebut saja Bunga yang masih berusia 17 tahun. Perbuatan layaknya tersebut telah dilakukan ZST sebanyak 2 kali di rumahnya di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Pancuran Dewa, Sibolga Sambas.

Tak terima dengan perbuatan ZST, ibu kandung Bunga MZ (36) kemudian melaporkan ZST ke Polisi. Menurut MZ kepada polisi, kejadian bermula saat Bunga tidak pulang ke rumah. Saat itu, MZ meminta bantu keluarganya untuk menghubungi Bunga dan membujuknya agar pulang.

“Sabtu (2/3) sekira pukul 18.30 WIB, Bunga tidak pulang ke rumah. Minggu (3/3), ibunya menelpon keluarganya, untuk membujuk agar Bunga pulang ke rumah. Saat itu, Bunga mengaku kalau dia sedang bersama temannya (ZST),” kata Kapolres Sibolga, AKBP Edwin Hariandja dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramdhansyah Sormin, Sabtu (23/3).

Bunga akhirnya berhasil dibujuk untuk pulang. Tiba di rumah di Dusun I Aek Horsin, Kecamatan Badiri Tapteng, Bunga mengaku kepada ibu dan keluarganya bahwa dirinya telah disetubuhi oleh ZST. “Setelah Bunga tiba di rumah, dia menerangkan telah melakukan hubungan badan layaknya suami isteri dengan seorang laki-laki di dapur rumah laki-laki tersebut. Ibu Bungapun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sibolga,” ungkapnya.

Baca: Kakek 70 Tahun Ini Berbuat Cabul

Setelah menerima laporan, polisi kemudian meringkus ZST di tempat kerjanya di jalan KH. Ahmad Dahlan, Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, Selasa (19/3) sekira pukul 21.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, ZST mengakui perbuatannya. Diterangkannya, kejadian bermula saat dirinya menjemput Bunga di Aek Horsik, Sabtu (2/3) sekira pukul 07.00 WIB. Kemudian, ZST mengajak Bunga ke rumahnya. Di rumah itu, Bunga curhat kalau dirinya sering dipukul oleh ibunya dan berniat ingin mengajaknya lari dari rumah. Karena tidak punya uang, ZSTpun menolak sambil memeluk dan mencium Bunga.

“Pelukan dan ciuman itulah awal mulanya ZSt menyetubuhi Bunga di lantai rumahnya. Kejadian pertama, Sabtu (2/3),” terang Sormin.

Keesokan harinya, kejadian serupa dilakukan, Sekira pukul 09.00 WIB. “Paginya, tetap di rumah itu, ZST melakukannya untuk yang kedua kalinya. Setelah itu, Bunga pulang ke rumahnya,” pungkasnya.

Karena usai Bunga masih dibawah umur, perbuatan ZST dinilai telah menghancurkan masa depan Bunga. “Telah dilakukan VER. Dan dari data kepolisian, ZST ternyata pernah dihukum dalam kasus penganiayaan pada tahun 2016 dan dihukum selama 1 tahun 8 bulan di lapas Tukka,” beber Sormin.

Tersangka kini ditahan di RTP Polres Sibolga. Dia diganjar dengan pasal 76D Jounto pasal 81 ayat 1 dari Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button