Berita

Gepeng Kian Ramai di Kota Pematangsiantar

SIANTAR, FaseBerita.ID – Kehadiran gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Pematangsiantar kian hari kian ramai.

Para pengemis yang sebagian terdiri dari ibu-ibu tersebut beroperasi tak hanya dilampu merah saja.

Ada yang beroperasi di jalanan seperti Jalan Merdeka, Jalan Sutomo, dan sebagai besar diwilayahnya inti kota Pematangsiantar.

Tak itu saja, para sebagian gepeng juga ada yang pergi berkeliling kerumah-rumah warga kota Pematangsiantar.

Mulyadi (24), salah satu aktivis USI mengaku prihatin terhadap para gepeng tersebut. Karena merasa iba, ia kemudian menemui salah seorang gepeng bernama Sulastri dan memberikan sebagian rezekinya.

Sulastri (52) mengaku terpaksa berada di sana hanya untuk mencari sesuap nasi lantaran kakinya sakit dan tidak dapat bekerja. “Aku hidup dari hasil mengemis agar aku bisa makan,” ujarnya.

Ia mengaku, setiap hari ia bisa mendapat uang hasil dari mengemis Rp50 ribu per hari. Namun di saat-saat Tahun Baru seperti ini, Sulastri bisa mendapat dua kali lipat.

Pantauan wartawan, selain di pusat kota, pengemis juga bertebaran di tempat parkir keluar swalayan. Seperti di Siantar Plaza, Suzuya dan Ramayana.

Para gepeng itu menyodorkan mangkok plastik bekas maupun tangannya kepada orang yang lewat. Kota Siantar tampaknya sebagai kota tujuan bagi pengemis, gelandangan dan anak jalanan dari kawasan sekitarnya.

Terpisah, Risbon Sinaga selaku Kabit Dinas Sosial Kota Siantar saat dikonfirmasi mengakui kalau pengemis sudah mulai menjamur di Kota Siantar. ” Ia memang bang, para gepeng sudah mulai banyak di Siantar,” ujar Risbon Sinaga.

Namun, ia menegaskan dalam waktu dekat pihaknya bekerja sama dengan Satpol PP akan menggelar razia.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan razia. Sekarang kan masih suasana Tahun Baru, jadi masih banyak kegiatan,” tambah Risbon Sinaga.

Namun, saat ditanyakan para pengemis itu nantinya ditempatkan dimana setelah dilakukan razia, Risbon mengatakan akan membicarakan masalah ini terlebih dahulu dengan pihak Panti Asuhan Swasta yang ada di Siantar.

“Panti asuhan Pemko kan belum ada. Jadi kita akan bekerjasama nanti dengan pihak Panti asuhan swasta,” ujarnya. (Mag-03)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button