Berita

Gelapkan Uang Toko Rp500 Juta, Karyawan Sinar Perabot Ditangkap

FaseBerita.ID – Dilaporkan atas dugaan penggelapan uang setoran penjualan barang sebesar Rp 500 juta lebih, karyawan toko Sinar Perabot berinisial RM (36) ditangkap Opsnal Satreskrim Polres Pematangsiantar di Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (23/10/2020).

Riczki  Manihuruk  warga Jalan Rindung, Kecamatan Siantar Martoba Pematangsiantar yang merupakan karyawan dan sekaligus merangkap bendahara selama bekerja di toko Sinar Perabot Jalan MH Sitorus ditangkap setelah dilaporkan korban (pemilik toko), Lili warga Jalan Merdeka ke Polres Pematangsiantar.

“Pelaku RA kita tangkap berdasarkan laporan polisi: LP / 292 / V / 2020 / SU / STR tanggal 24 Mei 2020 karena terlibat penipuan dan penggelapan uang Rp 500 juta lebih terhadap korbannya Lili warga Jalan Merdeka,” ujar Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto saat dikonfirmasi.

Dijelaskan Edi, penangkapan  dilakukan setelah hasil penyelidikan petugas saat itu mendapatkan informasi keberadaan pelaku di Jalan Merdeka. Bripka Erik Siregar dan Bripka Tri Eka Kasmono menangkap pelaku tanpa perlawanan.

Kemudian petugas Opsnal Reskrim melakukan penyelidikan ke lokasi dan melihat pelaku sedang berada di posko kotak kosong (Koko) di Jalan Merdeka dan langsung mengamankannya.

“Pelaku saat itu kita amankan saat duduk di center kotak kosong di Jalan Merdeka dan telah diboyong ke Polres Pematangsiantar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Sebelumnya, RM yang bekerja sebagai karyawan dan merangkap bendahara menangani penjualan barang dan mencatat faktor serta pertanggung jawabannya. Belakangan pembukuan mencurigakan di toko Sinar Perabot Jalan MH Sitorus, Kelurahan Teladan, diketahui pemilik.

Tindakan RM terbongkar atasannya, Selasa (5/5/2020) sekira pukul 18.00 WIB, setelah dicek hasil pengecekan bon faktur penjualan barang (penjualan secara cash maupun kredit) di toko Sinar Perabot sejak bulan Januari 2019 s/d Maret 2020 ditemukan bahwa daftar barang yang sudah terjual tidak lengkap.

Tak hanya itu, uang hasil penjualan barang tidak disetorkan kepada pemilik toko yang mengakibatkan kerugian di toko Sinar Perabot Rp500 juta lebih.

Setelah itu, pemilik toko (Lili red), berusaha menghubungi dan mencari pelaku untuk mempertanyakan kerugian tersebut dan melaporkan ke Polres Siantar. (ros/fi)

iklan usi



Back to top button