Berita

Gelapkan Uang Toke, Supir Dipolisikan

SIANTAR, FaseBerita.ID – Diduga menggelapkan uang majikan, Nurhamdan (41) warga Jalan Bangau, Kelurahan Sipingol-pinggol, Kecamatan Siantar Barat, dilaporkan ke Polres Siantar, Selasa (5/11/2019).

Korban Arman Syahputra (31) warga Jalan Bola Kaki, Gang Rukun, Kelurahan Banjar saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, dugaan penggelapan itu berawal pada Rabu (30/10/2019) sekira pukul 17.00 WIB.

Korban yang dipercaya mengelola usaha mie lidi Cap Mawar milik orangtuanya merekrut Nurhamdan sebagai karyawan. Dia diposisikan sebagai supir sekaligus menagih hasil penjualan ke toko-toko tempat barang diantar.

“Dia baru dua bulan bekerja sama saya. Selama ini tak ada masalah. Tapi belakangan, dia sudah mulai tak menyetor hasil penjualan barang. Makanya saya curiga,” kata Arman saat dihubungi emlalui telepon selulernya.

Sebelumnya, Nurhamdan selalu menyetor hasil penjualan kepada korban. “Kita ka pakai bon faktur. Jadi dia selalu menyerahkan bon faktur sekaligus uang yang suah dibayar pihak toko. Tapi belakangan, Nurhamdan tidak menyampaikan bon itu ke saya. Ini masih ada sekitar 20 toko lagi yang sudah menyetorkan ke Nurhamdan. Tapi uangnya tidak sampai ke saya,” bebernya.

Sejak masalah itu terkuak, Nurhamdan justru mengundurkan diri. “Saya tidak percaya. Makanya saya mendatangi langsung 20 toko langganan saya. Pihak toko justru mengatakan kalau mereka sudah membayarnya kepada Nurhamdan. Tetapi uangnya tidak disetor ke saya,” jelasnya lagi.

Menurutnya, uang yang digelapkan Nurhamdan mencapai puluhan juta. “Jumlah pastinya saya belum tahu. Tapi ada puluhan juta. Saya masih menyelidikinya ke toko-toko lain. Bahkan yang di Pangururan juga belum saya datangi. Ini saya mau ngecek ke sana,” sebutnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Siantar Iptu Nur Istiono saat dikonfirmasi belum mengetahui perihal laporan tersebut. “Biar saya cek dulu ya bang,” katanya. (Mag-03)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close