Berita

Gelapkan Uang Rp290 Juta, Toke Polisikan Orang Kepercayaan

FaseBerita.ID – Seorang pegawai yang bekerja sebagai Admin di perusahaan PT Mas Express Perkasa, Jalan Sriwijaya, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara berinisial AK alias Nisa (20) warga  asal Bandung dilaporkan ke polisi oleh pimpinannya.

Nisa dituduh menggelapkan uang hasil tagihan penjualan barang selama sebulan milik tokenya Heryanto (39) warga Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kamis (27/2) sekira pukul 22.00 WIB.

Informasi dihimpun, awalnya Jumat (21/2) sekira pukul 18.00 WIB, korban Heryanto mendapat laporan dari istrinya bahwa tagihan penjualan barang sudah sebulan belum dibayarkan oleh sales coca-cola bernama Muhhamad Abdillah Alarasy.

Oleh korban mempertanyakan hal itu kepada pelaku. Namun pelaku beralasan bahwa sales bernama Muhhamad Abdillah Alarasy sama sekali tidak mau membayar meski sudah berulangkali mengingatkannya.

Hingga akhirnya korban merasa curiga dan mengecek data pengeluaran barang. Bahkan korban mengecek data keuangan perusahaan. Ternyata sejak tanggal 2 Januari 2019 sampai 19 Februari 2020, hasil dari data pengeluaran barang dengan data keuangan perusahaan tidak balance. Kemudian korban melakukan penyelidikan.

Hasilnya, pelaku telah mengeluarkan faktur penjualan barang fiktif agar barang bisa dikeluarkan dari gudang untuk dijual dan mendapat keuntungan pribadi. Sehingga perusahaan korban mengalami kerugian sebesar Rp290.401.301.

Akibat kejadian itu, korban memilih jalur hukum dengan mendatangi Polsek Siantar Utara untuk membuat laporan resmi. Tak berselang lama, pelaku yang menjadi anggota kepercayaaan korban dijemput petugas kepolisian dari perusahaan tersebut.

Kasubbag Humas Polres Siantar, Senin (2/3) sore sekira pukul 18.53 WIB membenarkan adanya laporan dari perusahaan PT Mas Express.

“Benar, kasus sudah ditangani Polsek Siantar Utara. Begitupun pelaku yang tak lain anggota kepercayaanya sendiri sudah diamankan. Kalau dari pengakuan si pelaku, dia nekat melakukan itu karena disuruh cowoknya yang saat ini sedang berada di Bandung,” ujar Rusdi.

Rusdi menambahkan, jika pelaku bekerja di Perusahaan milik tokenya itu sudah lama. Bahkan, pelaku memang orang kepercayaan korban.

“Iya dia anggota yang dipercayai tokenya. Saat ini kasus masih kita dalami, dikemanakan uang hasil setoran itu,” ujarnya. (Mag-03)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close