Berita

Ganja Itu Dimusnahkan, Polisi Incar Pemilik Tanaman

MADINA, FaseBerita.ID – Polres Mandailing Natal (Madina) menggelar press release kasus penemuan ladang ganja seluas 5 hektare yang ditemukan di perbukitan Tor Simantawa, Desa Huta Tua Tinggi.

Press Release ini memaparkan barang bukti (barbuk) tanaman ganja sebanyak 266 batang. Tetapi dalam Press Release ini tidak menghadirkan tersangka. Kegiatan tersebut digelar di Mako Polres Madina Senin (9/9/2019) pagi.

Hadir dalam Press Release Wakapolres Kompol Hasibuan dan Kabag Sumda Kompol Darmansyah Nasution. Seterusnya Kasat Sabhara AKP Jonggara Hutajulu dan Paur Subbag Log Sarpras Iptu Budi Simanjuntak. Hadir juga Kbo Sat Intelkam Ipda Teguh Sianturi bersama Personel Narkoba dan Personel Subbag Humas Polres Madina.

Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji yang diwakilkan oleh Wakapolres Kompol Hamonangan Hasibuan memaparkan kepada awak media sebanyak 266 tanaman narkotika jenis ganja yang terdiri dari daun, batang dan akar itu sebagai barbuk pada kasus penemuan ladang ganja yang ditemukan beberapa hari yang lalu tersebut.

Pemaparan bertujuan sebagai bukti pemberian kesempatan kepada awak media untuk mempublikasikan barang bukti yang dibawa Polres Madina dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Barbuk ini nantinya akan diuji laboratorium forensik oleh penyidik Sat Res Narkoba Polres Madina.

Wakapolres menjelaskan pengungkapan kasus ini sebenarnya berawal dari adanya informasi warga. Kemudian pihak Polres Madina melalui Opsnal Satres Narkoba bersama Direktorat Narkoba Poldasu dibawah kepemimpinan Dur Narkoba Poldasu Kombes Pol Hendrik Marpaung, melakukan pengintaian selama 5 hari di lokasi TKP.

Kata Wakapolres, sebelum dilakukan penggerebekan pihaknya sudah melakukan pengintaian selama 5 hari di lokasi itu. Namun pemilik ladang tanaman ganja tersebut tidak pernah muncul sama sekali.

Baca juga: Lagi… 5 Ha Ladang Ganja Ditemukan di Tor Simantawa, Madina

“Maka pada tanggal 5 Agustus pihaknya langsung ke lokasi untuk melakukan penggerebekan,” katanya.

Wakapolres menyebut dari sebanyak 30.000 ribu batang pohon ganja yang ditemukan ada sebanyak 29.734 batang yang langsung dimusnahkan di lokasi TKP. Dan sebanyak 266 tanaman ganja yang terdiri dari daun, batang dan akar dibawa ke Polres Madina untuk dilakukan penyelidikan.

“Sebanyak 266 tanaman ganja ini akan diuji laboratorium forensik. Ini menjadi sebagai alat bukti dari Satres Narkoba Polres Madina terhadap kasus penemuan ladang tanaman ganja seluas 5 hektare di perbukitan Tor Simantawa ini,” pungkas Wakapolres. (mag-01)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker