Berita

Gadaikan Kreta Teman, Pelaku dan Penadah Ditangkap

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Polisi menangkap pelaku penggelapan dan penadah sepeda motor milik Herman Efendi (36) warga Jalan Kader Manik, Kelurahan Aek Muara Pinang, Sibolga Selatan. Pelaku diketahui berinisial SP alias P (41) warga Jalan Murai, Kelurahan Aek Manis, Sibolga Selatan. Sedangkan penadahnya berinisial JP (32) warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sarudik, Tapteng.

Dalam keterangan persnya, Kapolres Sibolga AKBP Triyadi didampingi Kapolsek Sibolga Selatan Iptu Bremer Hulu dan Kasubbag Humas iptu Ramadhansyah Sormin mengatakan, penangkapan terhadap keduanya bermula dari laporan pemilik kreta, Selasa (7/1). Yang menerangkan bahwa kretanya telah dipinjam oleh SP dan tidak pernah dikembalikan.

“Kejadiannya, Minggu (15/12/2019) sekira pukul 09.00 WIB, waktu itu Herman sedang berada di Jalan SM Raja Sibolga didatangi oleh SP yang meminjam kreta Yamaha Jupiter warna biru BB 6912 BC miliknya. Setelah diberikan, SP tidak mengembalikannya, dengan berbagai alasan. Ternyata, kreta tersebut digadaikan kepada JP. Keduanya kemudian ditangkap dari tempat berbeda, Kamis (30/1),” kata Sormin, Sabtu (8/2).

Kepada penyidik, SP mengakui perbuatannya. Dia mengaku kalau kreta milik Herman telah dia gadaikan kepada JP seharga Rp500 ribu.

“Kebetulan saat itu Herman mau melaut selama seminggu, makanya kretanya dikasih pinjam sama SP. Seminggu kemudian, karena tidak punya uang, dia menggadaikan kreta tersebut pada JP seharga Rp500 ribu. JP sempat menanya SP untuk apa uang Rp500 ribu itu. SP saat itu beralasan, untuk modal melaut. Dan SP berjanji akan mengembalikan uang tersebut setelah kembali dari laut,” terang Sormin.

Hingga waktu yang ditentukan, SP tidak juga mengembalikan uang milik JP. Akhirnya, JP pun menjual kreta tersebut kepada seseorang yang identitasnya masih dirahasiakan oleh polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

“Kreta tersebut dijual seharga Rp1.500.000 kepada seseorang. JP mengaku kalau kreta tersebut milik adiknya dan tidak ada masalah dengan kreta tersebut. Sedangkan pembeli sedang berada di laut, saat petugas menjemput kreta tersebut darir rurmah pembeli. Dan cat kreta sudah diganti oleh pembeli,” pungkasnya.

Kedua pria yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut kini berada di RTP Polsek Sibolga Selatan. Kepada SP dikenakan pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun. Sedangkan JP dikenakan pasal 480 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 4 tahun. (ts)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker