Berita

Foto Mesra Siswi SMP dan Pria Beristri Jadi Petunjuk: Bermula Dari Kenalan di Facebook

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Remaja perempuan yang masih berstatus pelajar di salah satu SMP di Kabupaten Batubara menjadi korban perbuatan cabul oleh seorang pria yang dikenalnya melalui media sosial facebook.

Remaja perempuan ini sebelumnya tidak pulang ke rumah selama dua hari. Petunjuk keberadaan korban diketahui setelah N (24), warga Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun, mengupload foto mesra bersama korban di dalam sebuah kamar.

Salah satu keluarga korban kebetulan berteman dengan N, pria yang mengaku lajang kepada korban. Setelah ditelusuri, ternyata pelaku sudah punya anak dua orang dan sedang pisah ranjang dengan istrinya.

Mendapat petunjuk keluarga korban mendatangi rumah pelaku di Simalungun dan mengarak pelaku ke Polsek Bosar Maligas.

Selanjutnya Polsek Bosar Maligas menyerahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polres Simalungun untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Diruang Unit PPA Polres Simalungun, bibi korban berinisial R saat ditanyai, Rabu (11/12/2019) sekira pukul 15.00 WIB, mengatakan bahwa korban telah dua hari tidak pulang ke rumah.

Keluarga pun melakukan pencarian selama dua hari, belakangan foto korban dan pelaku sedang tidur bersama, muncul di akun Facebook pelaku yang bertemanan dengan bibi korban.

“Awalnya, korban tidak pulang ke rumah selama dua hari, lalu kami cari tidak dapat. Terakhir, saya lihat di FB, ada foto korban dengan pelaku di tempat tidur pelaku,”ujarnya.

Orangtua korban, R dan bibinya pun sangat merasa curiga, melihat foto mesra berbaring berduaan di tempat tidur kamar dalam postingan akun FB milik pelaku.

“Siapa nggak curiga lihat foto kayak gitu, tak mungkin nggak ada diapa-apain. Kami pun minta supaya korban di antar kerumah. Awalnya pelaku tak mengaku, tapi setelah kami bawa ke Polsek baru ngaku sudah punya anak dua,”jelasnya.

Jadian di FB 16 Oktober Lalu

Korban saat ditanyai di ruang Unit PPA, menerangkan bahwa ia dengan pelaku berkenalan melalui FB dan jadian tanggal 16 Oktober 2019 lalu.

“Kami kenalan melalui FB. Jadian tanggal 16 Oktober lalu. Aku dijemput pas malam Minggu (7/12/2019) sekira 12.00 WIB, dari warnet di kampungku dan kami naik sepeda motor ke rumahnya,” ucap korban.

Dijelaskan korban, pertemuan itu baru pertama sekali dengan pelaku.Tiba di rumah pelaku, korban langsung ditarik ke dalam kamar.

“Saat dirumahnya, orangtuanya tidak ada, aku langsung ditarik ke kamar tempat tidurnya. Aku menolak tapi dia paksa sambil mengatakan akan bertanggungjawab kalau aku hamil,” sebutnya.

Saat ditanyai lebih lanjut, dengan polos korban menjelaskan bahwa satu malam itu mereka tiga kali melakukan hubungan intim layaknya suami-istri.

Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP M Agustiawan melalui Kanit PPA, Ipda Ramulus Siahaan saat dikonfirmasi diruang kerjanya, mengatakan bahwa pelaku baru dilimpahkan dan masih di BAP.

“Kita baru menerima pelimpahan berkas beserta Pelaku dari Polsek Bosar Maligas. Pelaku masih kita BAP. Atas perbuatannya maka pelaku dijerat Pasal 81 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,”tuturnya. (mag-05/fe)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button