Berita

Forkopimda Tanjungbalai Kunjungi 2 Bersaudara Penderita Gizi Buruk

TANJUNGBALAI, FaseBerita.ID-Wali Kota Tanjungbalai HM Syahrial SH MH bersama Forkopimda Tanjungbalai, usai pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih, mengunjungi rumah dua bersaudara penderita gizi buruk yakni Apriliandi (24) dan Muhammad Yusuf (19).

Anak buah hati dari Hendra (45) dan Wahyuni (41) yang tinggal di Gang Keluarga, Lingkungan I, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai yang mana didiagnosa menderita penyakit gizi buruk dan urat terjepit, Senin (17/8/2020).

Wali Kota H M Syahrial datang bersama Forkopimda Tanjungbalai, Dandim 0208/AS Letkol Inf Sri Marantika Beruh SSos, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Dafris, Kalpolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, Kajari Kota Tanjungbalai AAG Satya Marakandeya SH MHum, Ketua Pengadilan Agama Kota Tanjungbalai Rosyid Muntaz SH MH, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai Salomo Ginting SH MH, Kadis Kesehatan Tanjungbalai Burhanuddin Harahap, Camat serta lurah.

Saat tiba di rumah Apriliandi dan Mhd Yusuf, Wali Kota HM Syahrial mengaku sangat prihatin terhadap kondisi kesehatan kedua bersaudara tersebut dan meminta Dinas Kesehatan melalui puskesmas terus memantau dan memberikan bantuan kesehatan kepada mereka.

“Tentu kita sangat prihatin ada warga kita yang mengalami situasi ini, tentu tidak ada juga orang tua yang menginginkan hal ini. Kami hadir di sini sebagai bentuk untuk memberikan penguatan, empati terlebih dihari ulang tahun kemerdekaan RI Ke-75. Kita mau semua warga dapat merasakan suasana kemerdekaan itu. Kepada pihak keluarga kami berharap untuk tabah dan sabar menghadapi kondisi ini, kiranya semangat dan doa terbaik kita agar kiranya ananda Apriliandi dan Mhd Yusuf diberi kesembuhan dan kesehatan oleh Allah SWT,”katanya.

“Kita berdoa semoga tidak ada lagi anak anak kita yang menderita gizi buruk, tapi kalau pun itu ada, pemerintah siap membantu warganya. Saya sudah meminta kepada semua puskemas yang ada di Kota Tanjungbalai melalui Dinas Kesehatan Tanjungbalai, untuk melakukan pendataan jangan sampai ada yang luput dan kita minta kepada masyarakat untuk lebih pro aktif menyampaikan informasi. Tentu itu sangat membantu,” pungkas Wali Kota HM Syahrial

Sebagaimana cerita dari ibunda Apriliandi dan Mhd Yusuf, Wahyuni yang didampingi suaminya Hendra kepada Forkopimda yang hadir, kedua anaknya lahir normal, beranjak di usia 22 tahun Aprilandi anak sulungnya menderita saraf terjepit dan adiknya M Yusuf beranjak di usia 18 tahun menderita gizi buruk.

“Kedua anak kami lahir normal tanpa cacat, tetapi ketika beranjak usia 22 tahun, dari hasil medis, Aprilandi anak sulung kami menderita sakit urat terjepit, dan menyusul adiknya beranjak usia 18 tahun menderita gizi buruk, dan kedua anak kami hanya bisa terbaring,” kata Wahyuni.

Lanjut Wahyuni lagi, puluhan tahun lamanya, kedua anaknya hanya bisa terbaring di lantai, dan untuk makan harus disuapi kedua orang tuanya.

“Kami atas nama keluarga mengucapkan terimakasih atas perhatian yang telah diberikan oleh bapak Wali Kota H.M Syahrial bersama Forkopimda telah datang langsung menyempatkan waktunya ke rumah kami, kiranya Allah SWT yang membalas semua kebaikan bapak bapak sekalian. Amin,” kata Wahyuni

Dalam kunjungan tersebut Wali Kota H.M Syahrial bersama Forkopimda yang hadir memberikan penali kasih kepada keluarga sebagai bentuk dukungan dan doa, guna meringankan beban keluarga dan beberapa yang hadir juga turut memberikan bantuan.

Usai mengunjungi kediaman dua bersaudara Apriliandi dan Mhd Yusuf, Wali Kota HM Syahrial bersama Forkopimda melajutkan kunjungan ke rumah ibu Budi Hartati (53), yang tinggal di jalan Sikas/Pendidikan, Lingkungan III, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar.

Hartati didiagnosa menderita kanker payudara oleh dokter. Di lokasi tersebut Wali Kota H.M Syahrial bersama Forkopimda juga memberikan bantuan dan berdoa kiranya Hartati tetap sabar, kuat, tabah dan semangat dalam menjalani hidup.

“Insyaallah, dengan semangat, usaha dan doa kita terus panjatkan kiranya ibu cepat sembuh dan pulih dari penyakit,”kata Syahrial.(CK2/fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button