Berita

Ferdinand Hutahaean Mundur dari Demokrat, Bantu Jokowi Sosialisasikan UU Ciptaker

FaseBerita.ID – Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari Partai Demokrat. Pernyataan itu dilontarkannya di akun media sosial (medsos), Twitter-nya.

Selanjutnya dalam waktu dekat, Ferdinant mengagendakan penyerahan surat pengunduran dirinya kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Senin (12/10).

“Ya betul, itu cuitan saya dan memang saya akan mundur. Besok secara resmi akan saya masukkan surat pengunduran diri saya,” ujar Ferdinand kepada JawaPos.com, Minggu (11/10).

“Jadi kalau sekarang pun saya akan pergi dari Partai Demokrat, itu juga karena soal prinsip dan keyakinan politik, jalan politik kebangsaan yang saya yakini terlepas apakah saya salah atau benar dengan prinsip yang saya yakini. Saya memutuskan untuk pergi dan akan mengundurkan diri!” begitu kicauan Ferdinand di akun Twittermya, Minggu (11/10).

Ferdinand tak memungkiri alasan mundurnya dari Partai Demokrat karena berbeda sikap dengan AHY. Salah satu perbedaan sikap itu dalam merespons pengesahan Undang-Undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja. Diketahui, Partai Demokrat menyatakan tidak bertanggung jawab atau menolak atas pengesahan tersebut.

“Ada beberapa poin alasan saya, tapi tak semua harus saya ungkapkan tapi terutama adalah perbedaan prinsip pemahaman dalam mengelola partai dan perbedaan prinsip tentang memilih jalan politik atau strategi berpolitik. Salah satunya perbedaan prinsip soal UU Ciptaker ini sangat jauh berbeda pemahaman. Jadi saya lebih baik pergi daripada berkonflik di dalam,” cetus Ferdinand.

Bantu Jokowi Sosialisasikan UU Ciptaker

Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari Partai Demokrat pada Minggu (11/10) kemarin. Alasan pengunduran dirinya lantaran tidak sejalan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menolak pengesahan Undang-Undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja.

Ferdinand mengklaim, belum ada niat untuk berlabuh ke partai lain. Ketua DPP Partai Demokrat ini akan menyerahkan surat pengunduran dirinya secara resmi ke AHY pada hari ini, Senin (12/10). “Belum ada niat kemanapun, tapi pasti saya akan berlabuh ke partai yang membela Pancasila dan NKRI,” kata Ferdinand kepada JawaPos.com, Senin (12/10).

Ferdinand mengaku akan tetap melakukan aktifitas politik. Dia akan membantu menyukseskan program usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar publik percaya terkait isi dari UU Cipta Kerja.

“Saya mau bantu pemerintah dulu membawa bangsa ini keluar dari masalah, supaya rakyat kita jangan sampai terlalu berat beban akibat pandemi Covid ini,” ucap Ferdinand.

Terkait UU Cipta Kerja yang banyak mendapat penolakan dari elemen maayarakat, sambung Ferdinand, meyakini pemerintah tidak ada niat untuk menyengsarakan rakyat dalam menyusung Undang-Undang. Menurutnya, pemerintah hanya ingin negara yang dipimpinnya mengalami kemajuan.

“Membantu pemerintah meyakinkan publik bahwa tidak ada pemerintah dimanapun didunia ini yang ingin dan berniat meneyengsarakan rakyatnya ketika merancang undang-undang. Hal-hal lain yang bisa saya lakukan untuk mensukseskan kemajuan negeri ini,” pungkasnya. (jp)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button