Berita

Enam Warga Sibolga Negatif Corona: Masyarakat Jangan Percaya Hoaks

FaseBerita.ID – Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Sibolga Firmanysah Hulu meminta masyarakat untuk tidak serta merta percaya dengan informasi soal virus corona dari sumber yang tidak jelas.

“Selain itu, kami juga meminta kepada masyarakat untuk tidak ikut-ikutan menyebarkan informasi soal virus corona, khususnya menyebutkan jika ada warga Sibolga yang positif terpapar virus corona, baik di sosial media seperti Facebook, WhatsApp dan lainnya,” kata Firmansyah Hulu didampingi Kabid P2P Sri Wahyuni, Senin (23/3) lalu di ruangan kerjanya.

Hal ini, sebut Firmansyah, menyikapi beredarnya informasi soal enam warga Sibolga yang disebut positif terkena virus corona, yakni sepasang suami istri pengusaha Toko Melody yang baru pulang dari Singapura dan empat warga yang baru pulang dari Malaysia.

“Jika dilihat dari masa inkubasi covid 19 selama 14 hari, seluruh warga Sibolga baik yang baru pulang dari Singapura, maupun Malaysia, saat ini kondisinya baik-baik saja dan tidak mengalami gejala-gejala mengarah virus covid 19,” beber Firmansyah.

Menurutnya, pasangan suami istri pengusaha Toko Melody sudah berada di Indonesia pada tanggal 2 Februari lalu dan keempat warga lainnya yang baru pulang dari Malaysia sudah berada di Indonesia (Sibolga, red) pada tanggal 8 Maret lalu.

“Keempat warga yang baru pulang dari Malaysia masa inkubasinya selama 14 hari, yakni hingga tanggal 22 Maret yang juga sudah lewat. Dan mereka hingga saat ini dalam kondisi sehat dan tidak ada keluhan apapun terkait kesehatan mereka,” jelasnya.

Dia mengatakan, untuk meminimalisasi berita hoaks yang berkaitan dengan perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun dampak dari penyebaran virus corona, masyarakat diminta untuk tidak memposting atau menyebarkan pesan di media sosial dari sumber yang tidak terpercaya.

“Masyarakat saya minta harus jeli dan teliti dalam menerima pesan yang berkaitan dengan corona, jika sumbernya tidak dari Pemerintah Kota Sibolga melalui instansi terkait,” tandasnya. (rb)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button