Berita

Elpiji meledak, Kantor Lurah Pasar Sarulla Taput Tinggal Puing

FaseBerita.ID – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik warga dan kantor Kelurahan Pasar Sarulla di Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara, Rabu (22/7) sekira pukul 01.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa, namun kerugian material diperkirakan sebesar Rp100 juta.

Suasana dinihari di sekitar rumah kios dan balairong Kelurahan Pasar Sarulla mendadak gaduh. Teriakan kebakaran mengejutkan warga. Tak hanya itu, suara lonceng juga terdengar dari Gereja HKBP yang berada di sana. Warga yang sedang tidur ikut terbangun. Mereka langsung berlarian menuju lokasi kebakaran dan berusaha memadamkan api.

Menurut warga bernama R Siregar, api berhasil dipadamkan warga yang bahu membahu dengan alat seadanya.

“Jadi masyarakat di sini terbangun dan langsung melakukan pemadaman api secara bahu membahu. Syukurnya, api tak sampai menyebar ke kios-kios lain yang ada di sini,” katanya.

Ia juga bersyukur dengan kesigapan beberapa warga membunyikan lonceng gereja yang akhirnya membangunkan masyarakat sekitar. “Ada yang membunyikan lonceng gereja, membangunkan warga yang tinggal di samping kantor dinas pasar dan membesarkan air dari cekdam. Semuanya kompak. Lalu datang oknum polisi bernama Z Lubis yang juga turut membantu pemadaman api,” terangnya.

Sementara Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor Tapanuli Utara Aiptu Walpon Baringbing membenarkan terbakarnya kantor Kelurahan Pasar Sarulla dan satu unit rumah warga di Kecamatan Pahae Jae itu. Disebutkan, kebakaran diduga disebabkan ledakan elpiji yang menghanguskan kedua unit bangunan.

“Dua unit rumah, termasuk kantor Kelurahan Pasar Sarulla Pahae hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta,” terang Aiptu Walpon.

Dia menjelaskan, berdasarkan data kepolisian, peristiwa kebakaran terjadi dini hari pukul 01.30 WIB, yang pertama sekali diketahui oleh sejumlah warga, yakni Toni Simanullang dan Jerry Panjaitan.

“Dugaan sementara, asal api penyebab kebakaran diakibatkan ledakan kompor gas elpiji yang berada di dalam kantor kelurahan. Api yang membakar kantor kelurahan dengan cepat menyebar dan menyambar satu unit rumah warga. Terkait penyebab pasti penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Saat ini, petugas sudah melakukan olah TKP serta pemeriksaan sejumlah saksi,” tukasnya. (roy/antara/int)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button