Berita

Dugaan Jual LKS di SMA N 2 Meranti Asahan, Kacabdis Kisaran: Tahun Depan Jangan Diulangi

FaseBerita.ID – Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Kisaran, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Jumadi akan melakukan menelusuri dugaan dagangan LKS di SMA N 2 Meranti.

Jumadi saat ditemui wartawan, Rabu (5/8) mengatakan bahwa akan mempertanyakan kebenaran hal ini kepada Kepsek tersebut. Kemudian, apabila benar Jumadi hanya akan bertindak dengan cara memberikan pembinaan saja kepada Kepala Sekolah.

“Yang pertama kita akan mempertanyakan dulu kepada yang bersangkutan. Kemudian, apabila hal ini benar maka saya akan lakukan binaan terhadap kepala sekolah ini. Sanksi tegasnya berupa binaan agar tidak diulangi lagi,” kata Jumadi.

Baca sebelumnya: SMAN 2 Meranti Asahan Disebut Jualan LKS: 14 Buku Senilai Rp 133ribu

Lebih lanjut Jumadi menerangkan bahwa apabila kepsek tersebut masih melakukan hal yang sama maka ia akan memberikan peringatan.

“Kita bina agar tidak diulangi lagi, kalau tahun ini sudah dilakukannya maka tahun depan jangan lagi. Kalau masih juga dilakukan maka kita akan berikan peringatan tertulis kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, dugaan tersebut dihimpun dari beberapa siswa SMA Negeri 2 Meranti yang mengaku dipinta oleh pihak sekolah untuk membeli LKS kepada salah satu warga Meranti.

Kepala SMA Negeri 2 Meranti Budi Kuspriyanto membantah hal tersebut. Ia tidak merasa kalau pihak sekolah ada memerintahkan para siswa/siswinya untuk membeli LKS di salah satu tempat.

Sementara, dari hasil investigasi wartawan bahwa benar adanya penjualan LKS dan beberapa atribut lainnya oleh masyarakat biasa yang tinggal di Jalinsum Medan-Rantauprapat, tepatnya di wilayah Simpang Aek Beluru, Kecamatan Meranti.

Penjual tersebut juga bukan merupakan toko atau koperasi sekolah melainkan hanya rumah biasa yang menyediakan LKS dan perlengkapan sekolah lainnya. (bay/rah)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button