Berita

Dua Warga Balige Diisolasi, Hasil Rapid Test Positif

FaseBerita.ID – Juru bicara Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Toba, dr Juliwan Hutapea mengungkapkan, terkait dua warga Desa Paindaoan, Kecamatan Balige, dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid test di RSU Porsea, akan diisolasi di kediamannya selama 14 hari hingga menunggu hasil Test Swab dari RS USU.

Dijelaskan Juliwan, kedua warga Balige tersebut tidak mengalami gejala seperti demam, batuk dan sesak nafas.

“Hasil Rapid Test positif bisa dari macam-macam penyakit, dan belum tentu terinfeksi Covid-19,” ujar Juliwan, saat dihubungi Sumut Pos (Grup media ini, red), Senin (11/5) sore.

Untuk itu, lanjut Juliwan, masyarakat diminta tidak panik dan takut, namun diharapkan selalu waspada jika ada mengalami perubahan kesehatan. “Segera periksakan diri ke posko-posko yang telah disediakan oleh Pemkab Toba,”pintanya.

Puluhan Warga datangi RSU Porsea

Sementara itu puluhan warga mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parparean di Kecamatan Porsea. Mereka menyampaikan protes dan tak terima ada pasien positif terinfeksi Covid-19 dirawat di rumah sakit tersebut.

Dalam aksi yang terjadi secara spontan pada Senin (11/5) malam sekitar pukul 21.20 WIB, salah seorang warga Parparean menyebut mereka datang ke RSUD untuk meminta agar pasien dipindahkan dari rumah sakit tersebut.

Melihat suasana yang semakin panas, tak berselang lama, tepatnya pada pukul 21.30 WIB, personel Polres Toba yang dipimpin langsung Wakapolres melakukan mediasi terhadap warga dengan pihak rumah sakit diwakili Direktur RSU dr Tommi Siahaan.

Alhasil, beberapa poin kesepakatan disetujui, di antaranya untuk malam itu keseluruhan pasien sementara diisolasi secara ketat di RS Porsea. (mag-7/smg/int)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker