Berita

Dua Tahun Berturut Asahan Raih Opini WTP

KISARAN, FaseBerita.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan di bawah kepemimpinan H Taufan Gama Simatupang kembali meraih Opini predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK perwakilan Sumut, atas penyampaian Pertanggungjawaban atas Laporan Keuangan Daerah tahun anggaran 2018.

Penghargaan tersebut semakin bermakna karena Pemkab Asahan pertama kali se-Sumatera Utara dalam dua tahun berturut-turut menerima Opini WTP dari BPK Perwakilan Sumut.

Wakil Bupati Asahan H Surya didampingi Ketua DPRD Asahan menerima langsung predikat WTP dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula BPK Perwakilan Sumut, Kamis (28/3).

Dalam sambutan Bupati Asahan yang disampaikan Wakilnya H Surya mengucapkan terima kasih atas pemberian laporan hasil pemeriksaan yang diperoleh dari BPK Perwakilan Sumut.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh instansi terkait karena tahun ini Pemkab Asahan kembali menerima predikat WTP dari BPK Perwakilan Sumatera Utara. Hal tersebut menandai prestasi Pemkab Asahan memperoleh predikat WTP selama dua tahun berturut-turut,” ujar Surya.

Baca: Taput 5 Kali Raih Opini WTP

Predikat WTP yang didapat ini merupakan hasil usaha yang maksimal dari seluruh instansi terkait yang harus dipertahankan di tahun-tahun berikutnya.

“Saya berharap kepada DPRD Asahan agar tetap membina hubungan kerjasama dengan Pemkab Asahan untuk menindaklanjuti temuan BPK sekecil apapun,” ungkap Surya.

Turut hadir dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2019 Sekda Asahan, Asisten III, Kepala BPKAD, Inspektorat, Ka Bappeda, Sekwan serta Bupati / Walikota dan Ketua DPRD se- Sumatera Utara.

Kepala BPK Perwakilan Sumut VM Ambar Wahyuni dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kerja keras Pemkab Asahan dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan keuangan daerah.

“Pemberian opini WTP tersebut merupakan hasil dari pemeriksaan BPK atas laporan keuangan yang telah diserahkan Pemkab Asahan pada 18 Februari 2019 dan telah sesuai dengan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN),” ujar Ambar Wahyuni. (Per)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button