Berita

Dua Pelaku Jambret di Siantar Dijebloskan ke Sel

SIANTAR, FaseBerita.ID – Duo jambret masuk sel tahanan polisi menjelang pergantian tahun 2019-2020. Keduanya diketahui berinisial PH alias Piter (20) warga Jalan Pangaribuan Atas, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan. Dan, HS alias Anto (24) warga Jalan Sekata, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara.

Keduanya terpaksa menikmati suasana tahun baru di penjara, lantaran sebulan sebelumnya, keduanya menjambret tas milik Ida Matasya (19) salah satu pelajar di kota siantar, warga Jalan Pematang, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan, Kamis (28/11) lalu.

Kejadian itu terjadi persisnya di persimpangan empat antara Jalan Seram dan Jalan Jawa, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Nur Istiono melalui Kasubbag Humas IPTU Rusdi Ahya, Senin (9/12).

Peristiwa penjambretan tersebut terjadi sebulan yang lalu, dimana korban langsung pergi melapor atas nomor laporan resmi LP/595/XI/2019/SU/STR, tanggal 29 November 2019. Korban mengalami kerugian sebesar Rp15 juta dari tas sandang yang dipakai korban.

Tak itu saja, ternyata isi dari dalam tas milik korban juga terdapat 3 unit HP Merk OPPO F7, IPHONE 8+, OPPO F1, sertakan di dalam tas tersebut terdapat anting-anting berupa emas dan uang tunai total Rp1 juta. Menindaklanjuti laporan, petugas berhasil mengamankan kedua pelaku.

Setelah sebulan berlalu korban membuat laporan. Hingga saat ini, Jumat lalu (6/12) siang sekira pukul 12.30 WIB.

Kedua pelaku berhasil diketahui petugas Opsnal Sat Reskrim Polres Siantar saat sedang berada di Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari. Dimana kedua pelaku sedang mengendarai kereta Rx King tanpa plat.

Selanjutnya, Tim opsnal mengikuti kedua pelaku dari belakang sampai pelaku tersebut berhenti di Hotel Mutiara. Setelah pelaku berhenti di Hotel, Tim opsnal langsung mengamankan kedua pelaku. Begitu diinterogasi, akhirnya kedua pelaku mengakui jika perbuatan itu mereka yang melakukannya.

Seterusnya kedua tersangka diboyong ke Mapolres Siantar untuk menjalani proses hukum yang berlaku. (Mag-03)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button