Berita

Driver Gojek Siantar Demo di DPRD: Dengarkan Jeritan Kami…

SIANTAR, FaseBerita.ID – Ratusan driver ojek online Gojek tergabung dalam Aliansi Peduli Driver Kota Pematangsiantar berunjukrasa di halaman gedung DPRD, Rabu (4/9). Mereka meminta anggota DPRD Pematangsiantar yang baru dilantik mendengarkan keresahan dan jeritan mereka. Sebab, sejak tarif naik dan bonus dikurangi, pendapatan para driver menurun drastis.

Para driver berkumpul di Lapangan H Adam Malik, lalu mereka berkendara di sepanjang Jalan Merdeka-Jalan Sutomo. Lalu berkumpul di halaman gedung DPRD Pematangsiantar. Ketua Sementara DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga dan Mangatas Silalahi menerima kedatangan para driver.

Aksi tersebut merupakan lanjutan setelah sebelumnya mereka berunjukrasa 14 Agustus lalu. Karena belum ada perkembangan, akhirnya mereka menggelar aksi kembali.

Koordinator Aksi, Okto Hutagaol mengatakan karena tarif mahal, orderan berkurang, yang berakibat menurunnya pendapatan.

“Orderan sepi mengakibatkan dapur tidak mengebul lagi. Biasanya bisa bawa uang ke rumah, ini malah tidak ada,” teriak Okto disambut teriakan driver lainnya.

Selain itu, driver Gojek meminta skema insentif bonus dikembalikan seperti semula, tidak adanya tebang pilih dalam pemberhentian massal secara permanen, pemutihan, dan akun Gojek prioritas serta manajemen Gojek diperbaiki.

“Kami driver ojek online di Pematangsiantar merasa pemerintah daerah tidak berpihak kepada kami. Kami memohon kepada anggota DPRD Pematangsiantar menjadi pendengar keresahan dan jeritan kekecewaan kami karena Pemerintah Kota Pematangsiantar tidak menjalankan fungsinya,” ujarnya.

Para driver, kata Okto, meminta kepada Pemko Pematangsiantar menjadi fasilitator, dengan memanggil pihak aplikator dalam ini PT Gojek Indonesia yang ada di Pematangsiantar untuk membahas permasalahan yang terjadi saat ini.

Masih kata Okto, selama ini PT Gojek Indonesia khususnya di Pematangsiantar tebang pilih dan semena-mena terhadap driver.

“Pemberhentian massal secara permanen, pemutihan, dan adanya akun prioritas. Manajemen Gojek harus diperbaiki,” tambah okto.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Pematangsiantar, Abidin Damanik SH ketika dihubungi, berjanji akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan manajemen Gojek. Abidin menjelaskan surat yang pernah dilayangkan kepada Gojek tidak mendapat perhatian.

“Kami akan berkoordinasi dan berkomunikasi. Yang pasti, kita akan undang manajemen Gojek untuk membahas tuntutan para driver,” kata Abidin.

Sedangkan Timbul Marganda Lingga dan Mangatas Silalahi mengatakan DPRD Pematangsiantar siap menjadi fasilitator.

“Biarlah Pemko Siantar dulu berkoordinasi, kita siap memfasilitasi. DPRD menampung aspirasi para driver,”kata Mangatas. (mag-04)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button