Berita

dr Netty Iriani Simanjuntak Pimpim IDI Humbahas

Humbahas, FaseBerita.ID, dr Netty Iriani Simanjuntak terpilih menjadi ketua (IDI) Ikatan Dokter Indonesia Cabang Humbang Hasundutan (Humbahas) priode 2019-2022 hasil musyawarah cabang (Muscab) IDI pada 30 September 2019 lalu.

Pelantikan pengurus IDI terpilih tadi dilakukan di Hotel Nowly Dolok Sanggul, Rabu (11/3).

Ketua panitia pelantikan, dr Lusiana Silaban mengatakan, sebelum acara pelantikan pihaknya juga telah melakukan seminar kesehatan dengan mengusung topik utama penanganan virus corona (Covid 19). “Seminar dilakukan karena virus covid 19 sudah sangat menggentarkan sehingga dibutuhkan pengetahuan dan pemahaman tentang virus tadi,” tutur Lusiana.

Ketua IDI Humbahas, dr Netty Iriani Simanjuntak mengatakan, ke depan, IDI akan berusaha semaksimal mungkin mengwujudkan visi dan misi IDI di wilayah Humbahas. “IDI sebagai organisasi  profesi dokter akan berupaya meningkatkan sumber daya manusia demi terwujudnya Humbahas sehat. IDI juga mengapresiasi kebijakan yang dilakukan oleh pemkab Humbahas melalui peningkatan insentif profesi dokter,” ujar direktris RSUD Dolok Sanggul itu.

Ketua IDI wilayah Sumut dr Edy Ardiansyah M ked (OG) Sp OG(K) yang langsung melantik  pengurus  baru tersebut mejelaskan, IDI sebagai organisasi profesi memiliki muatan dan nilai profesionalisme. “Bicara IDI sebagai organisasi, dibutuhkan kemampuan mengorganisir organisasi itu. IDI lahir dilatarbelakangi adanya kebersamaan dalam suatu profesi . Artinya, IDI akan eksis bila anggotanya eksis. Demikian sebaliknya. Jadi kita harapkan IDI Humbahas tetap jaya dan tetap eksis,” ujarnya.

Edy juga berterimakasih bagi pengurus IDI yang lama dan diharapkan tetap memberi perhatian dan masukan untuk pengurus baru. “Terima kasih atas pengabdian pengurus IDI sebelumnya. Untuk pengurus IDI yang baru kami harapkan tidak cepat menyerah. Jangan cepat capek,” imbuhnya.

Sekda Humbahas, Tonny Sihombing mewakili Pemkab Humbahas mengatakan, kedepan ada kerjasama yang lebih baik lagi antara pemkab dan IDI. “Setiap tahun kita akan berupaya mengkaji peningkatan insentif profesi dokter. Karena, kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar. Masyarakat sangat membutuhkan komitmen dari IDI. Mewujudkan komitmen tadi dibutuhkan kerjasama yang sinergis dari semua pemangku kebijkan,” tandasnya. (sht)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button