Berita

DPMDP2A Desak Kades Kembalikan Dana Bumdes Bersama Sion

HUMBAHAS, FaseBerita.ID – Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP2A) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mendesak sejumlah oknum kepala desa, untuk segera mengembalikan uang milik Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Bersama Sion.

Para Kades diberi batas waktu sampai tanggal 11 Desember 2019, sebelum akhirnya persoalan itu disampaikan kepada aparat penegak hukum.

Kepala Dinas DPMDP2A Elson Sihotang melalui Sekdis Frans Pasaribu mengatakan, sebanyak Rp500 juta dana Bumdes bersama Sion yang berlokasi di Siduambilik, Desa Sionom Hudon Timur II, Kecamatan Parlilitan, dipinjamkan kepada kepala desa yang turut menjadi pemilik Bumdes bersama yaitu, Kades Sionom Hudon Sibulbulon Jamarus Nahampun, Kades Sionom Hudon Timur II Julintor Sihotang, Kades Sionom Hudon Selatan Jonner Tinambunan, serta Kades Sionom Hudon Timur Pintor Tinambunan, dan Sionom Hudon Utara Asmon Sihotang yang saat ini telah purna tugas. Masing-masing meminjam Rp100 juta.

Menurut Frans, hal tadi adalah sebuah penyimpangan. Karena, Bumdes Bersama Sion merupakan badan usaha yang bergerak di bidang usaha rice milling (Gilingan padi, red), bukan simpan pinjam.

Jadi, dana yang ada yang sumbernya bahkan berasal dari dana desa masing-masing berupa penyertaan modal seharusnya digunakan untuk menggerakkan roda usaha rice milling. Bukan malah untuk dipinjamkan kepada Kades.

“Kami baru mengetahuinya setelah hal ini menjadi masalah. Tanggal 11 Nopember kami mengetahuinya dan pihak dinas langsung mengadakan klarifikasi ke Parlilitan,” ujar Frans didampingi Jery Silitonga selaku Kabid Administrasi Pemerintahan Desa, serta Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Lembaga Adat Tahi Purba, di ruang rapat Kantor DPMDP2A, baru-baru ini.

Lebih lanjut, kata Frans, DPMDP2A telah beberapa kali memanggil para Kades serta pengurus Bumdes Bersama Sion untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Pihaknya meminta kepada para Kades agar mengembalikannya, agar Bumdes Bersama dapat berjalan sesuai peruntukannya.

Frans juga menginformasikan, beberapa Kades telah mengembalikan sebagian uang yang dipinjam. Bahkan, salah satu di antaranya yakni, Kades Sion Sibulbulon Jamarus Nahampun telah melunasi utangnya sebesar Rp100 juta.

“Desa Sion Sibulbulon telah melunasi utangnya sebesar seratus juta, yaitu pada tanggal 24 Nopember dan 28 Nopember 2019. Selanjutnya, Kades Sionom Hudon Timur II dan Sionom Hudon Selatan masing-masing mengembalikan Rp40 juta pada, Rabu (4/12),” sebutnya.

Sementara, oknum Kades yang sama sekali belum membayar atau sudah tetapi masih sebagian, maka harus melunasinya paling lambat pada 11 Desember 2019. “Mereka sudah berjanji dan sudah kita buat berita acara dan ditandatangani oleh semua pihak berkompeten. Mereka akan membayar paling lambat tanggal sebelas Desember. Artinya, satu minggu dari sekarang,” tandasnya. (sht)/ahu)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close