Berita

Domba Pakan Konsentrat dari Simalungun Menembus Pasar Ekspor

King’s Jaya Domba Prima Farm

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Besarnya kebutuhan daging domba berkualitas dan sehat, merupakan peluang besar bagi peternak yang ingin serius mengembangbiakkan domba di Kabupaten Simalungun dan Kota Siantar. Selain pasar lokal yakni untuk aqiqah dan domba kurban, pasar ekspor yakni tujuan Singapura dan Malaysia sangat besar dan belum terpenuhi hingga saat ini.

Pemilihan bibit indukan, pejantan, pakan dan perawatan menjadi kunci dalam mengembangkan ternak domba. Domba yang sehat, secara otomatis menghasilkan daging yang sehat.

Helmi Prama Nasution, pemilik peternakan King’s Jaya Domba Prima Farm di Nagori Silau Manik Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, saat ini sukses mengembangkan ternak domba hasil persilangan domba lokal Indonesia dan bahkan persilangan domba lokal dengan domba jantan Australia. Hasilnya, domba hasil persilangan ini lebih sehat, dan gemuk.

“Peternakan King’s Jaya Domba Prima Farm ini menggunakan sistim kereng, domba hanya di kandang hingga dipanen. Tidak dilepas ke luar kandang. Makanan utamanya konsentrat, tetapi tetap makan rumput pada sore hari,” kata Helmi Nasution saat ditemui di peternakannya, Sabtu (11/1/2020) di Dusun IV Nagori Silau Manik.

Di areal sekitar 1000 M2, berisi bangunan kandang, bangunan gudang pakan, bangunan pengolahan pakan dan rumah penjaga kandang.

“Peternakan tidak membutuhkan lahan luas, lahan sempit bisa dimaksimalkan. Kita siap bekerjasama dengan peternak yang ingin mengembangkan domba dengan sistim kereng dan pakan konsentrat,” kata Helmi.

Dijelaskan Helmi, ada sekitar 200 ekor lebih domba yang saat ini dipeliharanya. Diantaranya 70 indukan dari berbagai jenis persilangan domba lokal. Kebanyakan adalah jenis Hersheep, persilangan beberapa jenis domba lokal yang dikembangkan di Lolit Sei Putih. Domba ini disebutk Domba Komposit Sumatera Utara, berbulu halus.  Ada juga domba suffolk, domba bertubuh besar. Jenis merino, domba lokal dan persilangan dengan jantan domba wonosobo dan domba istimewa persilangan lokal dengan penjantan domba Australia.

Helmi membagi peternakannya menjadi beberapa bagian, diantaranya breeding (pembiakan) dan Fattening (penggemukan). Pembiakan meliputi perkawinan indukan dengan pejantan, perawatan indukan saat bunting dan pembesaran anak sebelum dipisah dari induknya.

Untuk indukan sehat, dapat melahirkan  3 kali dalam kurun waktu 2 tahun. Anak domba dapat dipisah dari induknya setelah berumur 3 bulan, selanjutnya langsung dapat dikawinkan kembali.

Domba di dalam kandang.

 

Konsetrat dan Bio Aktivator

Pakan domba sistim kereng ini, harus memenuhi unsur yang dibutuhkan tubuh domba selama pertumbuhan. Untuk memenuhi kebutuhan pakan yang tepat, Helmi mengolah sendiri pakan ternaknya dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah di dapat. Diantaranya; tongkol jagung, dedak, bungkil, jagung dan ditambahkan bio activator. Seluruh bahan diolah serta dicincang demikian halus dan dicampur dengan menggunakan mesin pencampur yang tersedia di lokasi. Waktu pemberian makan pagi dimulai Pukul 04.00 WIB.

“Seluruh pakan diolah disini. Bahannya mudah didapat, sehingga boleh dikatakan soal pakan tidak menjadi masalah,” katanya.

Pasar Lokal dan Ekspor

Untuk domba yang sudah layak panen, berumur 6 bulan dan sudah berbobot minimal 25 kilogram. Sedangkan untuk domba dengan bobot maksimal yakni 35 kilogram berumur sekitar 9 bulan.

“Untuk domba pedaging sudah dapat dipasarkan saat berumur 6 bulan untuk jantan. Sementara untuk betina, jarang dijual karena untuk pembiakan mulai umur 5 bulan. Domba betina yang dipasarkan yakni domba indukan yang sudah tidak produktif lagi,” katanya.

Terkait harga, disesuaikan dengan kualitas dan bobot domba. Harga untuk pasaran local masih mengikuti harga domba di pasaran, kesepakatan antara penjual dan pembeli. Namun untuk pasaran ekspor, harganya berdasarkan bobot per kilogram.

Helmi secara terbuka mengajak peternak di Simalungun untuk mengembangkan domba dengan pakan konsentrat, dan pihaknya siap menjadi mitra, terutama dalam pengadaan indukan, pengolahan pakan, dan perawatan. Pasar yang banyak membutuhkan untuk kelas ekspor adalah Singapura dan Malayasia, namun dibutuhkan ternak yang berkualitas dan jumlah besar.

Bagi masyarakat yang membutuhkan domba untuk acara aqiqah dan kurba atau yang ingin berkonsultasi soal domba dapat menghubungi Head Office King’s Jaya Domba Prima Farm di Jalan Mujahir 45 Kota Siantar atau menghubungi nomor handphone 0852 9647 2255.(fe)



Unefa

Pascasarjana
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker