Berita

Doa Ustadz, Pendeta dan Anak Yatim untuk RHS: Semoga Terwujud Niat jadi Bupati Simalungun

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID –Radiapo Hasiholan Sinaga (RHS), bakal calon bupati Simalungun Pilkada 2020 mendapat tambahan ‘kekuatan’ berupa doa dari para ustaz, pendeta, pengurus panti dan para anak yatim piatu dan anak kurang mampu di Kabupaten Simalungun.

Mereka berharap, cita-cita luhur RHS mengabdi melalui jabatan bupati Simalungun pada Pilkada yang direncanakan digelar 23 September 2020 mendatang, terwujud.

Para ustaz, pendeta, pengurus panti dan para anak yatim piatu dan anak kurang mampu mendoakan RSH didampingi istri dan keluarga besar serta tim pemenangan saat mendapat kunjungan, Sabtu (28/12).

Dalam satu hari tersebut, secara berturut-turut RHS dan rombongan mengunjungi Rumah Singgah Albaroqah di Perdagangan, Panti Asuhan Bakti Luhur di Jalan Kemiri Raya Perumnas Batu 6 Kecamatan Siantar, Panti Asuhan Zarfat di Bah Sampuran dan terakhir di Bumi Keselamatan Margareta (BKM) GKPS di Silau Malaha Blok Songo, Marihat, Kecamatan Siantar.

Pimpinan Rumah Singgah Albaroqah Perdagangan Kecamatan Bandar, Suhardiman, mengatakan sebaik-baiknya umat harus bermanfaat bagi sesama. Suhardiman mengenalkan RHS sebagai orang sukses, yang ingin mengabdi kepada masyarakat Simalungun melalului jalur politik. Dipastikan RHS akan berkorban pikiran, perasaan dan materi. Tapi semua itu akan di kesampingkan, untuk mengabdi ke tanah kelahiran. Karena itu, Suhardiman mengajak seluruh anak-anak untuk mendoakan RHS agar dimudahkan jalannya untuk mendapatkan dukungan partai politik dan kelak memperoleh dukungan dari masyarakat Simalungun pada Pilkada.

Dalam kesempatan itu, Suhardiman menjelaskan, ada 67 anak di rumah singgah Albaroqah. Mereka yatim  piatu yang kekurangan. Namun, hingga saat ini selalu saja ada yang membantu untuk meringankan beban anak-anak.

Hal senada disampaikan Ustad Mai Pelita Hakam yang mendampingi Suhardiman. Dijelaskan Ustadz, banyak rintangan dilalui Suhardiman yang merupakan juniornya dalam menjalankan rumah singgah, termasuk penyakit yang saat ini dideritanya pada bagian mata. Namun berkat semangat dan niat tulus, Rumah Singgah Albaroqah tetap dapat menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak yatim piatu yang membutuhkan bantuan.

Sementara Radiapo Hasiholan Sinaga, dalam sambutannya setelah menyerahkan tali asih mengajak anak-anak untuk tetap bersemangat dalam menjalani hidup. Intinya berdoa dan bekerja keras. Mendoakan orang-orang yang telah berkorban untuk kelancaran kehidupan kita, orang yang telah membantu dan memperhatikan nasib kita, pengasuh dan pimpinan rumah singgah. Sebab mereka telah mengorbankan waktunya, materi dan pikiran untuk membuat anak-anak yatim piatu tetap bisa tersenyum.

“Jika belajar keras, bekerja keras dan diiringi doa, semua kita yang berada di sini bisa meraih sukses. Setengah dari kekuatan kita adalah doa. Ibadah harus dilaksanakan. Kami sangat berharap semua tetap semangat untuk meraih masa depan,” katanya.

Secara khusus, RHS menyampaikan apresiasi kepada Suhardiman, Pimpinan Rumah Singgah Albaroqah serta pengurus yang bersusah payah dan mau mengorbankan diri untuk membantu anak-anak kurang mampu.

“Kami sangat mengapresiasi dan merasa apa yang kami lakukan tidak sebanding dengan yang sudah dilakukan para pengurus rumah singgah,” katanya. (fe)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close