Berita

Djarot Saiful Hidayat Kunjungi Simalungun: Tak Ada Calon Bupati datang dari Atas

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Penjaringan calon Bupati-Wakil Bupati Simalungun dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih dalam proses. Namun dipastikan, yang akan diusung adalah mereka yang mengikuti penjaringan mulai dari DPC PDIP Simalungun. Jadi tidak akan ada calon yang tiba-tiba datang dari atas.

Hal tersebut ditegaskan Ketua DPP PDIP bidang Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat saat menghadiri silaturahmi Keluarga Besar DPC PDIP Kabupaten Simalungun bersama Fraksi PDIP DPRD Provinsi Sumatera Utara, fraksi PDIP DPRD Kabupaten Simalungun, PAC PDIP se-Kabupaten Simalungun, serta kader-kader PDIP di kantor DPC PDIP Simalungun, Jumat (25/10/2019).

Silaturahmi dihadiri Ketua DPP PDIP bidang Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat, serta dua bakal calon Bupati Simalungun, Amran Sinaga dan Tumbur Napitupulu serta calon Wakil Bupati Simalungun Rospita Sitorus dan Agus Sopian.

Djarot yang merupakan anggota DPR RI di sela-sela silahturahmi mengatakan, tujuan ia datang ke Simalungun untuk silahturahmi dengan para kader PDIP dan mengucapkan terima kasih kepada kader dan kalangan masyarakat Simalungun.

“Saya datang ke Dapil 3, saya mengucapkan terima kasih kepada kader dan masyarakat yang telah memenangkan Pak Jokowi dengan persentase yang lumayan tinggi, 68,5 persen. Dan untuk kursi di DPR RI yang sebelumnya hanya 1 kursi, sekarang menjadi 3 kursi. Ini merupakan pencapaian yang lumayan,” terang mantan calon Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) itu.

Masih kata Djarot, penjaringan bakal calon Bupati-Wakil Bupati Simalungun melalui PDIP resmi ditutup bulan lalu. Tercatat ada 7 nama bakal calon bupati dan 6 untuk wakil bupati yang telah diajukan ke DPD PDIP Sumut.

Saat ini, lanjut Djarot, pihaknya masih fokus menyiapkan mesin partai. Sebab yang paling utama adalah memenangkan Pilkada 2020 di Kabupaten Simalungun.

“Kalau mesin partainya siap, maka lebih muda kita memenangkan Pilkada. Sama seperti kita memenangkan Pilpres dan Pileg kemarin,” tukasnya.

Djarot menegaskan PDIP harus all out memenangkan calon bupati di Simalungun. Bagi bacalon yang sudah melewati pintu DPC dan DPD PDIP Sumut, selanjutnya akan ada lagi penjaringan di DPP PDIP. DPP, lanjutnya, akan menilai konfigurasi perkembangan dinamika para calon.

“Mau nggak mau, kita harus all out memenangkan calon kita supaya betul-betul klop dengan kebijakan pemerintah pusat,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Djarot juga menyinggung bakal calon yang direkomendasi dari DPP tanpa melalui proses dari DPC dan DPD. Menurutnya, tidak ada calon yang tiba-tiba datang dari atas.

“PDIP menyepakati proses penjaringan harus dari bawah. Yang diumumkan adalah mereka yang sudah terjaring. Tidak ada calon yang tiba-tiba datang dari atas,” tegasnya.

Masih kata Djarot, kepada para calon agar visi misi-nya selaras dengan kebijakan Presiden Jokowi.

“Di pusat, para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun akan diseleksi, antara lain melalui hasil survei, kapasitas, integritas, serta potensi menang di Kabupaten Simalungun,” terangnya.

“Komitmen memajukan Kabupaten Simalungun juga menjadi hal utama. Bahwa ketika di dalam menyusun visi-misi, maka harus selaras dengan visi-misi presiden. Visi-misi presiden merupakan pola dan arah Indonesia ke depan,” ujarnya. (mag-04)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close