Berita

Divonis 4 Tahun, Rahmad Terdakwa Penipuan Mengamuk

SIANTAR, FaseBerita.ID – Majelis Hakim Pengadilan Pematagsiantar sepakat dengan tuntutan jaksa, memonis Rahmad selama 4 tahun penjara. Pembacaan vonis itu digelar pada Kamis, (15/8/2019).

Majelis Hakim Ketua Danar Dono didampingi dua hakim anggota menyatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 378 KUHPidana.

Mendengar vonis tersebut, terdakwa termasuk keluarganya tampak mengamuk sehingga sempat menabrak salah seorang wartawan. Bahkan terdakwa meludahi korban nasabah BNI di depan Pengadilan Negeri Siantar.

Ketika keluarga terdakwa pulang, tampak salah seorang hampir ditabrak mobil keluarga terdakwa ketika mau pulang.

“Dasar kalian semua,” terang keluarga terdakwa dari dalam mobil.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum Lynce SH menyatakan perbuatan terdakwa telah terbukti melanggar pasal 378 KUHPidana, maka dengan itu JPU menuntut terdakwa dihukum 4 tahun penjara.

Baca juga: Puluhan Ibu-ibu Menangis di Pengadilan: ‘Tolong Kembalikan Uang Kami…’

Sebagaimana diketahui, dalam dakwaan jaksa, perbuatan terdakwa Rahmat   pada tanggal 07 Januari 2013, 22 Agustus 2014, 14 Januari 2016, 15 Januari 2016, 16 Desember 2014, 18 Maret 2015, 18 September 2015, 20 Desember 2014, 18 Maret 2016, 20 April 2016 atau setidak-tidaknya pada waktu-waktu di antara Tahun 2013 sampai dengan tahun 2016 di kantor Bank BNI Cabang Pematangsiantar.

Terdakwa yang melihat Albine dan Hotna sedang berada di costumer service datang mendekati costumer service dan duduk di samping petugas dan bermaksud  menyimpan uangnya.

Lalu terdakwa menawarkan kepada korban agar menyimpan di Koperasi Swadharma  karena diberikan bunga yang lebih besar.

Akibat tawaran itu para korban tertarik, namun ternyata mereka kehilangan uangnya. Korban diperkirakan puluhan orang dan uang korban digelapkan mencapai miliaran rupiah. (ros)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close