Berita

Diteriaki Maling di Tanah Jawa, Warga Karang Bangun Diamankan

Dua Korban Mengadu

SIMALUNGUN, Fase Berita.ID  – Maling! Maling! Maling! Teriakan Kurniawati (34) pemilik warung klontong itu pun mengundang perhatian warga. Kurnia berteriak setelah ia melihat pelaku membuka laci penyimpanan uang dagangannya.

Warga Huta V, Suhinagodang, Nagori Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun pun mendadak heboh, Rabu (4/12/2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Pulaknya setelah mendengar teriakan korban, pelaku langsung melarikan diri, beberapa warga sekitar yang melihat pelaku lari kencang langsung mengejar dan berhasil menangkap pria diduga pelaku.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku bernama Muhammad Prayindra Lubis (46) warga Karang Bangun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Setelah mengakui perbuatannya, warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Tak berapa lama, setelah menerima laporan, petugas Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Jawa langsung tiba di TKP.

Tak mengelak, pelaku terpaksa jujur dihadapan Polisi. Mendengar keterangannya, pelaku pun langsung diboyong ke Markas Polsek Tanah Jawa guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Nasib apes, belum juga menikmati hasil curian, malah pelaku kepergok ditangkap warga dan akhirnya pelaku harus merayakan tahun baru dibalik jeruji besi.

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol J Purba melalui Kanit Reskrim, Iptu J Situnjak saat dikonfirmasi via selulernya, Kamis (5/12/2019) sekira Pukul 09.00 WIB, membenarkan kejadian itu.

“Ada dua korbannya, pertama pelaku mencuri Handphone dari dalam rumah milik korban Nurul boru Damanik, setelah dari rumah Nurul baru mencuri uang dari warung milik korban Kurniawati,”ujarnya.

Iptu J Sitinjak menerangkan, modus pencurian, pelaku berpura-pura beli rokok masuk ke warung korban, melihat kondisi sepi, pelaku membuka Laci penyimpanan uang korban.

Masih Iptu J Sitinjak, aksi pelaku tiba-tiba terlihat oleh pemilik warung, selanjutnya diteriaki maling dan pelaku sempat mencoba melarikan diri.

“Total kerugian sekitar Rp 5,3 juta. Atas perbuatannya, maka Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancamam hukuman penjara maksimal 5 tahun,”pungkas perwira balok dua emas dipundaknya itu. (mag-05/fe)

 

Teks foto : pelaku diapit petugas saat diamankan



Pascasarjana

Unefa
Back to top button