Berita

Ditanya Kasus Dugaan Galian C di Tanjung Pinggir, Kasat Reskrim: Nanti Ya Saya Jawab!

FaseBerita.ID – Kasus dugaan galian C yang berada di Jalan Tanjung Tongah, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, milik Marga Pardede, hingga kini belum menemui titik terang.

Padahal kasus ini telah digrebek Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kota Pematangsiantar bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) Siantar, sekitar sembilan bulan lalu atau tepatnya pada 24 Juni 2019.

Waktu itu, Tim Sat Reskrim Polres Pematangsiantar melakukan pemeriksaan terhadap istri pemilik Galian C. Setelah pemeriksaan, Satreskrim Polres Pematangsiantar langsung memasang Garis Police Line pada alat berat yang digunakan untuk kegiatan Galian C tersebut pada Kamis 27 Juni 2019 lalu.

“Eskavator kita pasang garis police line guna kepentingan penyelidikan yang saat ini kita lakukan,” sebut Ipda Malon Siagian mantan kanit PPA Satreskrim Polres Pematangsiantar.

Namun kejelasan dari Galian C itu belom ada hingga sekarang. Terakhir saat dikonfirmasi wartawan Ipda Malon Siagian menyebutkan bahwa istri marga Pardede tersebut tidak dapat diperiksa dengan alasan sakit.

“Istri bapak itu sakit, makanya tak bisa diperiksa,” kata Ipda Malon Siagian.

Belakangan, tak jauh dari lokasi, kegiatan serupa kembali beroperasi. Galian C yang diduga tidak mengantongi izin itu berada di Jalan Taralamsah Saragih, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, yang diduga milik marga Pardede, dan kembali digerebek.

Bahkan, saat itu, petugas memboyong barang bukti ke Mapolres Siantar antara lain satu unit Dump Truk jenis colddiesel Bk 9186 XT berisi hasil penambangan.

Sedangkan alat berat berupa excavator warnah merah masih disegel dengan Garis Police Line yang kini ditinggal dilokasi penggerebekan.

Untuk memastikan keberadaan kasus tersebut, wartawan mencoba mewawancarai Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar Iptu Nur Istiono. Namun Perwira berpangkat dua balok emas lulusan Akpol itu enggan berkomentar dan hanya tersenyum kepada wartawan.

“Nanti ya bang saya jawab,” ujarnya sembari tersenyum kecil dan meninggalkan wartawan menuju mobilnya.

Sementara Kasipidum Kejaksaan Negeri Siantar Muhammad Chadafi mengaku berkas kasus tersebut hingga kemarin (5/3) belum ada masuk ke Kejaksaan.

“Berkas soal Galian C belum ada masuk ke kita. Begitu pun nanti saya cek lagi ya,” ujarnya singkat. (Mag-03)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close