Berita

Dispora Tapteng Gelar Penyuluhan Anti Narkoba

TAPTENG, FaseBerita.ID – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tapanuli Tengah gelar penyuluhan pencegahan narkoba dikalangan generasi muda, di Aula SMA/SMK Taruna Yapim Pandan, Jumat (3/5).

Pelaksanaan penyuluhan juga melibatkan Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah, Desi Hotnida N Situngkir SFarm, Apr Kasi Kefarmasian Dinas Kesehatan dan Kasat Res Narkoba AKP Martoni.

Drs Hikmal Batubara selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkab Tapteng mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di sekolah Taruna Yapim agar siswa-siswi bisa memahami tentang penyalahgunaan narkoba itu seperti apa dan sejenisnya.

“Apalagi zaman sekarang narkoba itu sudah marak dimana-mana, jadi kita takutkan narkoba itu jangan  sampai masuk ke lingkungan sekolah apalagi sampai terindikasi kepada pelajar,” kata Hikmal.

Selain itu Hikmal juga menjelaskan, pihaknya melakukan kegiatan tersebut agar siswa-siswi Yapim dapat mampu menjauhkan diri dari yang namanya narkoba dan rokok.

Sementara, Kabid Kepemudaan Betti E Pasaribu, menjelaskan, adapun tujuan dalam kegiatan tersebut, pastinya untuk membina generasi muda di Tapanuli Tengah tentang bahaya narkoba, memajukan prestasi cita-cita bersih dan jauh dari narkoba, dan mengurangi kenakalan remaja di Tapanuli Tengah.

“Semoga apa yang kami sampaikan tadinya bisa di ambil nilai positifnya dan dapat menjadikannya sebagai pembelajaran dikemudian hari,” sebutnya.

Disisi lain Desi Hotnida N Situngkir SFarm Apr, Kasi Kefarmasian Dinas Kesehatan menjelaskan bagaimana penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Karena menurut dia paling banyak pemakai narkoba itu rentan kepada anak remaja.

“Rentannya anak remaja pengguna narkoba adalah satu tidak berkerja, faktor keluarga, dan faktor individu. Itu penggolongan narkotika termasuk dalam UU nomor 35 tahun 2009 pasal 127,” ujar Desi

Ditambahkan AKP Martoni Kasat Res narkoba Polres Tapteng mengutarakan, bahwa narkoba itu ada berbagai jenis, ada yang sejenis tanaman yang namanya narkotika, dan ada pula sejenis obat-obatan yang namanya Psikotropika.

“Buat adik-adik jangan sampai mencobanya, artinya itu dapat merusak otak dan jantung,” sebutnya.

Masih sambung Martoni, individu kita dulu yang harus kita benarkan dengan melakukan hal yang positif contohnya berolahraga bentengi diri kita sendiri, dan cintai diri kita sendiri.

Pantauan di lokasi dalam kegiatan penyuluhan anti narkoba di sekolah Taruna Yapim, dihadiri puluhan siswa-siswi dan sejumlah guru. (ztm/osi)

iklan usi



Back to top button