Berita

Disdukcapil Kejar Target Penyelesaian Identitas Warga

SIANTAR, FaseBerita.ID – Dinas Kependudukan Pencacatan Sipil Pemerintah Kota (Disdukcapil Pemko) Pematangsiantar terus mengejar target kerja dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan Pemilihan Umum. Upaya itu dilakukan dengan menambah jam kerja atau lembur. Hal itu dibenarkan Kadisdukcapil, Sertaulina Girsang.

Diyakini warga yang akan menyampaikan hak suaranya dalam pemilihan umum nanti dapat berjalan dengan baik. Salah satu langkah adalah melakukan perekaman di Lapas, Sekolah dan rumah sakit.

“Sebelum  Pemilihan Umum, Disdukcapil Kota Pematangsiantar akan mencetak Print Ready Robert (PRR) sebanyak 2.880. Kemudian surat keterangan yang akan diganti menjadi KTP sekitar 800. Hingga pertanggal 25 Februari sudah tercetak sekitar 2500 E.KTP. Sisanya sekitar 300 dan kemungkinan tuntas hari ini,” jelasnya, Senin (25/2).

Disampaikan, sesuai arahan Dirjen Dukcapil bahwa seluruh perekam PRR wajib selesai  tanggal 28 Februari 2019. Semua ini bisa dikejar karena  pegawai yang berwenang  telah bekerja hingga malam hingga esok pagi harinya. Sekitar 8 orang dilibatkan. Ini dilakukan demi memanfaatkan jaringan lebih lancar. Mengingat siang harinya server terlalu sibuk dan susah koneksi.

“Peralatan kita di Siantar ini yaitu dua alat cetak dan CPU sudah tua atau berusia 10 tahun. Nah, kita coba mengambil cara lain agar tercapai  target dan kita syukuri bisa kita kerjakan dengan baik. PRR ini menunggak karena kerap sibuk. Lembur dari hari Jumat hingga Senin terpaksa kita kerjakan, mulai jam 11 siang hingga 8 pagi esoknya,” jelasnya.

Dukcapil juga melakukan perekaman di Lapas dan dari 633 jiwa Napi, yang sudah  terekam sebanyak 450 orang napi. Sedangkan sekitar 183 jiwa tidak terdapat pada database Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan pihak lapas akan terus mencoba mencari data dengan bekerjasama dengan pihak Disdukcapil.

“Kita juga jemput bola untuk melakukan perekaman di setiap sekolah selaku pemilih pemula di hari pelaksanaan Pemilu. Sejauh ini sudah hampir tuntas dan masih tetap dilakukan penyisiran ke sekolah-sekolah. Kita harapkan semua dapat dikerjakan sehingga warga yang telah memenuhi syarat untuk memilih dapat calon pemimpin bangsa ini,” terangnya.

Selain mengerjakan PRR dan KIA, Disdukcapil juga mengerjakan Kartu Identitas Anak (KIA). Saat ini yang berkas yang masuk sekitar 10 ribu. Dimana KIA ini diperuntukan bagi warga berusia 0-16 tahun dan saat ini diutamakan SD. Sementara yang telah selesai 700 KIA.

“Syarat bagi kita untuk mengerjakan KIA, apabila sudah menyelesaikan Akte anak usia 0-18 tahun. Kalau Dukcapil belum mengerjakan akte dari usia tersebut maka tidak bisa dikerjakan KIA. Mudah-mudahan tetap berjalan lebih baik lagi,” ucapnya. (pam)

Tags

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close