Berita

Disdukcapil Humbahas Terbitkan 2.464 KIA

HUMBAHAS, FaseBerita.ID – Masyarakat Humbang Hasundutan (Humbahas) menyambut baik program  pemerintah dalam menerbitkan Kartu Identitas Anak (KIA). Kartu tersebut memiliki fungsi sama seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang dewasa, yakni sebagai dokumen kependudukan sah secara hukum.

Dengan kartu tadi, bisa mendaftar sekolah, transaksi kegiatan perbankan, pelayanan di puskemas, keimigrasian, santunan kematian, mencegah perdagangan anak dan kebutuhan bukti diri lainya, merujuk  Undang-undang nomor 24 tahun 2013.

Namun, tidak dipungkiri bahwa masyarakat Humbahas masih banyak yang mempertanyakan fungsi KIA tadi dan bagaimana cara mendapatkannya. Karenanya, Pemerintah Kabupaten Humbahas melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dipandang perlu melakukan sosialisasi manfaat dan prosedur pembuatannya. Hal itu dikatakan Ketua YLKI Humbahas, Erikson Simbolon, Selasa (23/7/2019).

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Dukcatpil Junias Lumbangaol membenarkan hal tersebut. Menurutnya, hingga tahun 2019 pihaknya mencatat 2.464 KIA yang sudah dikeluarkan di sepuluh kecamatan di daerah itu.

“Sampai dengan tahun 2019, Disdukcapil Humbahas telah memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam penerbitan KIA,” ujarnya

Lebih lanjut, Junias mengatakan, dalam rangka perayaan HUT Humbahas ke 16. Layanan pendaftaran pendaftaran KIA kepada masyarakat luas juga dilakukan pada acara Humbang Expo.

“Terlihat antusias masyarakat sangat tinggi. Dalam dua hari berturut-turut pada kegiatan Humbang Expo, yakni Minggu- Senin,(21-22/7/2019) tercatat sebanyak 242 mendaftar KIA,” tukasnya.

Disebutkanya, petunjuk peraturan Menteri Dalam Negeri No 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA),sudah melaksanakan pelayanan pembuatan KIA bagi warga bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan kemudahan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan maupun pemenuhan hak konstusional warga negara.

“Secara fungsi, KIA bermakna sama seperti KTP orang dewasa. Sebagai dokumen kependudukan sah secara hukum. Dengan dokumen itu bisa mendaftarkan sekolah, transaksi kegiatan peebankan, pelayanan di puskemas, keimigrasian, santunan kematian, mencegah perdagangan anak dan kebutuhan bukti diri lainya,” jelasnya.

Permendagri Nomor 2 Tahun 2016,menetapkan 2 jenis KIA, yakini KIA berusia 0 -5 tahun dan KIA berusia 5-17 tahun.

“Untuk itu, masyarakat didorong untuk mendapat kartu KIA. Tidak bertele-tele cukup memiliki akta kelahiran, memiliki NIK dan pas foto,” tegasnya. (ss/osi)

Unefa

Pascasarjana

Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close